Densus Ciduk Lagi Anggota Komplotan Teror Bom Panci Bandung

Densus 88 Antiteror memeriksa rumah kontrakan tempat terjadi ledakan Bom Panci di Kelurahan Sekejati, Buah Batu, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (8/7/2017).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Agus Bebeng

VIVA.co.id - Tim Detasemen Khusus (Densus) Mabes Polri menciduk lagi seorang terduga anggota komplotan  teroris bom panci Agus Wiguna Cs. Terduga keenam itu berinisial YC alias Yongki.

Kawasan Lembang Padat Merayap, Antrean Kendaraan Mengekor hingga Kota Bandung

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Yongki sebenarnya ditangkap pada Senin sore, 17 Juli 2017, di Kampung Sirnagalih, Desa Karya Laksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung. Namun polisi baru hari ini menyampaikannya kepada awak media.

"Yang bersangkutan diduga memiliki keterlibatan, bahkan berencana, mau melakukan amaliah (istilah khusus kelompok mereka yang bermakna tindakan/operasi teror)," ujar Yusri saat dihubungi pada Selasa, 18 Juli 2017.

Sekda Ema Sumarna Mengundurkan Diri Usai Jadi Tersangka Suap Bandung Smart City

Yongki, kata Yusri, mengetahui perencanaan dan perakitan bom panci, yang akan diledakkan di tiga tempat oleh Agus Wiguna. Tiga tempat itu, antara lain, rumah makan celengan di Astana Anyar, sebuah kafe di Jalan Braga, dan Gereja Buah Batu.

Rencana teror bom panci oleh sel baru jaringan Jamaah Anshor Daulah (JAD) Bandung Agus Wiguna Cs terus terungkap. Motif mereka memerangi orang-orang yang bukan beragama Islam, ungkap polisi.

Anggota Dishub Ditampol Mangkuk Bubur Ayam Usai Negur Parkir Sembarangan

Orang lain yang diduga aktif terlibat dalam aksi teror itu di antaranya, Kodar, warga Kampung Pasirpeuti, Kabupaten Tasikmalaya; Ade Arif Suryana, warga kampung Babakan Sayong, Kabupaten Cianjur; Andri Rosadi, warga Kampung Parigi, Kabupaten Bandung; dan Ramlan Suryadi, warga Kampung Sadang, Kabupaten Bandung. (ren)

Putusan Mahkamah Konstitusi

Nasdem Klaim Kehilangan 494 Suara di Dapil Jabar 1

Partai Nasdem meminta agar Mahkamah Konstitusi (MK) membatalkan Keputusan KPU RI Nomor 360 Tahun 2024, sepanjang Dapil Jawa Barat I dan Dapil Kota Bekasi 2. Karena Nasdem

img_title
VIVA.co.id
30 April 2024