Abu Bakar Ba'asyir Dapat Remisi 3 Bulan

Abu Bakar Baasyir.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Istimewa

VIVA.co.id – Narapidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir mendapatkan remisi dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia pada perayaan HUT Republik Indonesia ke-72, Kamis, 17 Agustus 2017.

img_title Abu Bakar Baasyir Nasihati Jokowi Agar Jadi Pembela Islam: Beliau Ini Orang Kuat

"Abu Bakar Ba’asyir ini mendapatkan remisi 3 bulan pengurangan kurungan penjara," kata Kepala Hubungan Masyarakat Kemenkumham, Fitriadi Agung Prabowo, di Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kementerian Hukum dan HAM mencatat, ada 35 narapidana teroris yang mendapatkan remisi atau pengurangan masa hukuman pada hari kemerdekaan ini.

img_title Abu Bakar Ba'asyir Absen Hadiri Upacara HUT RI di Ponpes Ngruki, Ada Apa?

Namun, dari jumlah narapidana teroris itu, Agung hanya menyebutkan beberapa orang saja seperti Abu Bakar Ba’asyir, Agus Abdullah, Sukardi, Muhamad Thorik, Ansar Apriadi dan Aman Abdurahman alias Oman.

Sedangkan narapidana lainnya, Agung tak hafal siapa saja narapidana yang mendapatkan remisi tersebut. Abu Bakar Baasyir merupakan tokoh Islam keturunan Arab. Ia juga pendiri Pondok Pesantren Islam Al-Mu'min di Ngruki Sukoharjo Jawa Tengah.

img_title Silaturahmi dan Bukber Dengan Eks Napiter, Polda Jatim Ingin Terus Sinergi Membangun Kedamaian

Pada masa Orde Baru, Abu Bakar Baasyir sempat bersembunyi dan tinggal di Malaysia selama 17 tahun atas penolakannya terhadap asas tunggal Pancasila.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, oleh Amerika Serikat, nama Abu Bakar Baasyir dianggap salah satu teroris karena gerakan Islam yang dibentuknya yaitu Jamaah Islamiyah, terkait jaringan Al-Qaeda.

Hingga akhirnya, pada 2011, Abu Bakar Baasyir dijatuhi hukuman 15 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas keterlibatannya dalam pendanaan latihan terorisme di Aceh dan mendukung terorisme di Indonesia. (one)

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco terima kunjungan Abu Bakar Ba'asyir

Dasco Bahas Isu Kebangsaan saat Terima Kunjungan Abu Bakar Ba'asyir

Dasco menyampaikan bahwa isu kebangsaan yang dibahas mulai dari soal kemaslahatan umat hingga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut