Petani Ditangkap, Dicurigai Terlibat Narkoba Internasional

Polda Sumatera Barat memperlihatkan dua petani tersangka jaringan narkoba internasional dalam konferensi pers di Padang pada Senin, 21 Agustus 2017.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Andri Mardiansyah

VIVA.co.id - Dua orang petani yang dicurigai bagian dari sindikat narkoba internasional ditangkap aparat Kepolisian Daerah Sumatera Barat. Mereka diketahui sering pergi ke Malaysia melalui jalur laut.

img_title Detik-Detik Kurir dari Malaysia Bawa 48 Kg Sabu-sabu Dibekuk

Kedua petani itu berinisial H dan G, masing-masing warga Aceh dan Pasaman Timur, Sumatera Barat. Mereka ditangkap di tempat berbeda di Pasaman Timur dan Pasaman Barat serta didapati memiliki sabu-sabu seberat 150 gram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Direktor Reserse Narkoba Polda Sumatera Barat, Komisaris Besar Polisi Kumbul KS, polisi awalnya menangkap tersangka H, menyusul kemudian G. 

img_title Jenderal Budi Gunawan Pimpin Pemusnahan 2 Ton Sabu Hasil Tangkapan TNI AL di Perairan Batam

Berdasarkan pengakuan kedua tersangka, kata Kumbul, barang haram itu didapat dari rekannya di Aceh. Setelah barang haram itu di tangan, mereka mengedarkannya di beberapa wilayah di Sumatera Barat.

Para tersangka mengakui juga kerap ke Malaysia melalui jalur laut, bahkan tanpa dokumen perjalanan seperti paspor. Padahal mereka hanya berprofesi sebagai petani.

img_title Nelayan di Jawa Timur Kembali Temukan Sabu 3 Kilogram, Langsung Diserahkan ke Polisi

"Kita menduga mereka terlibat jaringan narkotika internasional," kata Kumbul dalam konferensi pers di Padang pada Senin, 21 Agustus 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun polisi lebih dulu menyelidiki kedua tersangka untuk memastikan mereka benar-benar jaringan internasional atau bukan. "Sekarang masih dalam tahap pengembangan, namun dugaan kuat mengarah ke sana, apalagi melihat profesi mereka hanya sebagai petani," ujar Kumbul.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, kedua tersangka disangkakan pasal 114 ayat 2 sub pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati atau seumur hidup, atau paling singkat enam tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara. (ren)

Ilustrasi sabu-sabu.

Ditangkap Badan Narkotika pada 2023 karena Nyabu, Izin Praktik Dokter Leong Dicabut

Ditangkap Badan Narkotika pada 2023 karena nyabu, izin praktik Dokter Leong dicabut.

img_title
VIVA.co.id
13 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut