Anjing Misterius Pemangsa Domba di Malang Diyakini Terlatih

Domba milik warga yang mati setelah digigit anjing misterius di Malang, Jawa Timur, pada Jumat, 22 September 2017.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Lucky Aditya

VIVA.co.id - Teror anjing misterius meresahkan warga di Kabupaten Malang dan Kota Malang, Jawa Timur. Sejauh ini sudah ada 41 hewan diterkam anjing misterius, sebagian besar mati di kandang, lainnya mati akibat luka gigit pada bagian leher dan paha.

Hujan Deras, Seorang Ibu Tewas Tertimpa Tembok Kecamatan di Malang

Warga juga sudah ronda malam, namun anjing misterius itu masih memangsa hingga jumlah domba mati berlipat. Bahkan sebaran daerah operasi anjing misterius itu melebar dari Kabupaten Malang menuju ke Kota Malang.

Polisi meyakini anjing peneror warga itu bukanlah anjing liar, namun anjing terlatih yang biasa digunakan untuk berburu.

Klaster Keluarga dan Sekolah Pemicu COVID-19 Melonjak di Kota Malang

"Itu bukan anjing liar. Kalau liar ia hanya mencari kebutuhan makanan, misalnya, butuh berapa kilo, setelah itu selesai; acak kalau mencari kebutuhan makanan," kata Inspektur Polisi Satu Imam Muhson Ridho, Kepala Unit K-9 Polres Malang, pada Jumat, 22 September 2017.

Domba-domba warga itu, kata Imam, justru tidak dimakan, melainkan dibunuh saja. Itu menandakan si anjing misterius sesungguhnya tidak memangsa untuk makanan. "Kayaknya ini anjing terlatih, entah perbuatan orang tidak bertanggung jawab atau siapa, karena areanya jauh; habis dari tempat satu ke tempat satunya lagi," ujarnya.

Viral Haikal Hassan Diusir di Malang, Diminta Ceramah di Padang Pasir

Lebih cerdik lagi, anjing pemangsa domba itu tidak pernah merusak kandang domba. Anjing mampu melewati celah kandang. Begitu masuk kandang ia langsung menerkam mangsa. Jejak anjing pun sudah terekam kamera pengintai milik warga sekitar.

Imam menganalisis, anjing misterius itu memang sudah dilatih memburu atau memangsa hewan tertentu sehingga secara naluriah langsung menyerang bagian-bagian vital hewan buruan.

Polres Malang meyakini anjing misterius itu sengaja dilepas oleh majikannya untuk memangsa domba. Ada dua analisis utama: pertama, untuk membuat teror warga; kedua, untuk mencuri hewan ternak milik warga.

Polisi berkordinasi dengan beberapa tim, termasuk penempatan penembak jitu jika dibutuhkan. Unit K-9 Polres Kota Malang mengimbau warga segera melapor kepada polisi jika melihat orang asing membawa anjing dengan ukuran besar melintas di wilayahnya.

"Kita terus patroli, anjing sudah kita siapkan untuk mencari jejak anjing pemburu. Kita harus tahu itu jejak kapan, kalau dalam hitungan jam, kita bisa menganalisis dan menjelajah. Ada dua ekor anjing pelacak yang siap kita terjunkan," kata Imam. (one)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya