Dua Petinggi Asuransi Allianz Dicekal

Logo Allianz.
Sumber :
  • famouslogos.net

VIVA.co.id – Dua petinggi asuransi Allianz, yakni Direktur Head of Claim Yuliana dan Presiden Direktur PT Allianz Life Indonesia Joachim Wesling, dicegah berpergian ke luar negeri. Pencekalan dilakukan setelah keduanya ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen. 

img_title MSIG Life Laporkan Pembayaran Klaim Asuransi Kesehatan dan Meninggal Dunia Capai Rp801 Miliar

"Ya kami ajukan pencekalan ke Imigrasi tanggal 28 September selama 20 hari ke depan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin, 2 Oktober 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengenai keberadaan keduanya, Argo mengatakan penyidik belum mengetahui apakah masih di Indonesia atau sudah di luar negeri. Menurutnya, pencegahan tersebut dilakukan guna penyidikan dalam kasus ini.

img_title OJK Dorong Perusahaan Asuransi Berikan Kemudahan Klaim bagi Korban Bencana Banjir Sumatera dan Aceh

"Kami kan sudah melakukan upaya. Mudah-mudahan masih di Indonesia. Nanti kami tanyakan ke Imigrasi (keberadaanya). Kalau kami tidak cekal, salah lagi," ucapnya.

Dalam proses penyidikan kasus ini, lanjut Argo, penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap keduanya. Rencananya kedua petinggi PT Allianz Life Indonesia itu akan diperiksa pada minggu ini dan minggu depan.

img_title Gandeng Agen Travel, Tokio Marine Perkuat Layanan Asuransi Perjalanan

"Untuk tersangka Ibu Yuliana (diperiksa) 4 Oktober rencananya. Kemudian untuk Joachim minggu depan (diperiksa)," ujarnya.

Diketahui, dalam kasus ini kedua tersangka tersebut diduga mempersulit nasabah yang ingin mengklaim asuransinya. Mereka menyertakan persyaratan yang tidak mungkin bisa dipenuhi nasabah saat akan mengklaim asuransinya.

Persyaratan yang diminta perusahaan asuransi, yakni rekam medis lengkap dari rumah sakit. Padahal, biasanya untuk mengklaim asuransi hanya dibutuhkan resume medis dari rumah sakit tempat nasabah dirawat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun korban yang telah melaporkan hal itu ke polisi adalah Irfanius Al Gadri dan Indah Goena Nanda. Adapun laporan yang dibuat keduanya tertera dalam laporan polisi bernomor LP/1645/IV/2017/PMJ dan LP/1932/IV/2017/PMJ.

Polisi menjerat kedua tersangka dengan Pasal 8 ayat 1 huruf (F), Pasal 10 huruf (C), dan Pasal 18 juncto Pasal 62 ayat 1 juncto Pasal 63 huruf (F) UU RI Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. (hd)

IFG LIfe.

IFG Life dan Mandiri Inhealth Bayar Klaim Rp10,7 Triliun Sepanjang 2025

PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) dan PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) membayar klaim dan manfaat asuransi senilai total Rp10,7 triliun sepanjang 2025

img_title
VIVA.co.id
12 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut