Bawaslu Jabar Tolak Laporan Duet Jagoan PDIP

TB Hasanuddin dan Anton Charliyan.
TB Hasanuddin dan Anton Charliyan.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

VIVA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat menolak mengusut laporan pengaduan tim advokasi pasangan TB Hasanudin-Anton Charliyan soal laporan kampanye hitam oleh akun instagram @perisai.rakyat21. Tim pasangan yang diusung PDIP ini pun kecewa.

Penolakan tersebut diterbitkan dalam surat edaran Sentra Gakkumdu Bawaslu Jawa Barat yang menyatakan laporan tim advokasi paslon Hasanah nomor 01/LP/PILGUB/13.00/III/2018 tidak ditindaklanjuti dengan alasan bukan merupakan tindak pidana pemilu, melainkan pelanggaran terhadap UU nomor 19/2016 ITE.

Anggota Tim Advokasi pasangan Hasanah, Indra Sudrajat menjelaskan, penolakan tersebut telah terkonfirmasi dari Sentra Gakkumdu menolak laporan tersebut dengan dalih tidak memenuhi unsur pidana.

"Terus terang kami kecewa, Gakkumdu menganggap bahwa perilaku ujaran kebencian di media sosial itu tidak memenuhi unsur tindak pidana pemilu," ujar Indra di Bandung Jawa Barat, Senin, 19 Maret 2018.

Menurutnya, sikap tersebut akan berdampak negatif di lapangan dan menguntungkan bagi kelompok-kelompok tak bertanggung jawab memperkeruh kondusivitas Pilgub Jawa Barat.

"Tentunya ini akan menjadi preseden buruk bagi masyarakat, kami khawatir orang-orang akan seenaknya melakukan hal serupa tanpa ada tindakan," katanya.

Hasil pemeriksaan Gakkumdu menyatakan bahwa laporan tersebut hanya dianggap pelanggaran UU ITE, bukan ujaran kebencian dengan menghina pasangan Hasanah.