Prabowo Galau Nyapres

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

"Pak Prabowo sudah dua kali maju di 2009 dan 2014. Dia kalah. Belum yang konvensi Golkar 2004. Sebagai seorang militer, perhitungan ini ikut mempengaruhi. Memenangkan pertempuran harus diyakini," kata Rico.

img_title Masa Tenang 14-16 April, Seluruh APK Wajib Ditertibkan

Maju mundur

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Analisa lain disampaikan pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno. Menurut dia, maju mundur pendeklarasikan capres memperlihatkan kegalauan.

img_title Di Lampung, Masyarakat Saweran Duit untuk Sandi

Secara kekuatan politik, poros Prabowo dengan Joko Widodo berbeda jauh. Mulai dukungan parpol hingga logistik ada perbedaan.

"Maju mundur pendeklarasian Prabowo menegaskan mantan Danjen Kopassus ini sedang galau akut. Sepertinya Prabowo sedang menimbang maju atau tidaknya dalam Pilpres," kata Adi, Selasa malam, 10 April 2018.

img_title Perkuat Dukungan, Prabowo Dijadwalkan Kampanye di Malang

Baca: Gerindra: Prabowo Bisa Tunjuk Anies atau Gatot

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, seandainya bila Prabowo tak maju dan justru mengusung calon lain di Pilpres maka akan mempengaruhi Gerindra.

"Masa depan Gerindra dipertaruhkan karena Prabowo merupakan satu-satunya magnet elektoral Pilpres," ujarnya.

ILUSTRASI - Pasangan capres dan cawapres di Pilpres 2019. (Grafis: TIMES Indonesia)

Rektor Pakuan: Klaim Menang Pilpres 2019 Agar Disikapi Hati-hati

Klaim kemenangan hasil Pemilu 2019 harus pastikan dari sikap KPU.

img_title
VIVA.co.id
23 April 2019
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut