Survei: Mayoritas Non Muslim Pilih Jokowi-Maruf

Capres petahana Joko Widodo (kiri) bersama Cawapres Ma'ruf Amin menyapa relawan sebelum menuju kantor KPU pusat untuk mengambil nomor urut pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pada Pilpres 2019, di Tugu Proklamasi, Jakarta
Capres petahana Joko Widodo (kiri) bersama Cawapres Ma'ruf Amin menyapa relawan sebelum menuju kantor KPU pusat untuk mengambil nomor urut pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pada Pilpres 2019, di Tugu Proklamasi, Jakarta
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

VIVA - Media Survei Nasional (Median) kembali merilis hasil surveinya periode Januari (6 sampai 15 Januari 2019). Dari hasil survei itu, di Pilpres 2019 pasangan capres dan cawapres Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi bersaing untuk mendapatkan suara pemilih kalangan muslim.

Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun, mengatakan di kalangan pemilih muslim Jokowi-Ma'ruf mendapatkan angka sebesar 42,6 persen. Sedangkan Prabowo-Sandi mendapatkan angka sebesar 42,3 persen.

Hanya saja, menurut Rico, Jokowi masih unggul atas Prabowo di kalangan pemilih non muslim. Bahkan, keunggulan Jokowi sangat jauh daripada Prabowo.

"Kalangan pemilih beragama Katolik, Jokowi memperoleh suara sebesar 82,0 persen. Sedangkan Prabowo hanya memperoleh suara sebesar 11,6 persen dengan selisih sebesar 70,4 persen. Begitu juga di kalangan pemilih beragama Protestan, Jokowi unggul dengan angka sebesar 85,4 persen dan Prabowo sebesar 9,8 persen dengan selisih 75,6 persen," ujar Rico saat konferensi pers di Cikini, Jakarta Pusat, Senin, 21 Januari 2019.

"Di kalangan pemilih beragama Hindu, Jokowi dengan angka 76,2 persen dan Prabowo sebesar 22,3 persen dengan selisih 53,9 persen. Di kalangan pemilih beragama Buddha, Jokowi juga unggul dengan angka 82,9 persen dan Prabowo hanya mendapatkan angka sebesar 14,8 persen dengan selisih 80,6 persen," tambahnya.

Sementara itu, dijelaskan Rico, di kalangan pemilih yang beragama Konghucu, Jokowi juga unggul dengan angka 52,9 persen dan Prabowo hanya mendapatkan angka sebesar 32,3 persen. Selisih perolehan suara ini tidak begitu jauh sebanyak 20,6 persen.

Untuk populasi survei, Median melibatkan warga Indonesia yang saat ini memiliki hak pilih. Median melibatkan 1.500 responden dengan margin of error sebesar +/- 2,5 persen dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. Selain itu, survei ini juga dipilih secara acak dengan teknik multistage random sampling dan proporsional atas populasi provinsi dan gender. (ase)