Fadli Zon Vs Eko Kuntadhi soal Gorengan Gatot September PKI

Eko Kuntadhi dengan Fadli Zon dalam Catatan Demokrasi tvOne
Eko Kuntadhi dengan Fadli Zon dalam Catatan Demokrasi tvOne
Sumber :
  • tvOne

Fadli pun meminta eks Pangkostrad Letjen (Purn) Azmyn Yusril Nasution segera memberikan klarifikasi soal ini agar tak menjadi polemik berkepanjangan. Sebab, pihak Kostrad menyampaikan pembongkaran diorama itu permintaan dari Azmyn Yusril Nasution.

"Segera dong muncul ke permukaan. Jangan diam-diam saja. Betul nggak apa yang dikatakan Pangkostrad sekarang. Supaya tidak ada kekeliruan," tutur Fadli.

Hermawan menanggapi paparan Fadli. Ia membenarkan argumen Fadli soal barang di museum adalah milik negara yang tak bisa diutak atik karena ada aturannya. 

Namun, ia menekankan isu PKI sudah menjadi instrumen politik. Kata dia, Fadli Zon adalah salah satu pemain utama dalam isu ini.

"Rujukan yang percaya kebangkitan PKI itu masih ada, muncul, isu yang sudah lewat. Tapi, dalam beberapa hal masih laku jualan Fadli Zon ini," kata Hermawan.

Fadli lalu merespons dengan bercerita soal sejarah Kongres Nasional ke-5 PKI pada Maret 1954. Hasil kongres itu menurutnya yakni metode kombinasi tiga bentuk perjuangan PKI.

Dia bilang tiga bentuk perjuangan PKI itu yakni menggarap petani, kedua buruh, dan ketiga kalangan angkatan bersenjata dengan melakukan penyusupan dan infiltrasi. "Di tahun 54-55 itu, dalam waktu 10 tahun ternyata terjadi," ujar Fadli.