Data Potensial Pemilih Diserahkan ke KPU, Bukti Pemilu 2024 Tetap Digelar

Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari
Sumber :
  • Youtube KPU

VIVA Politik – Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari menegaskan pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) tetap pada Februari 2024 sesuai agenda yang telah disepakati antara pemerintah, DPR RI dan KPU RI. Sebab, hari ini KPU telah menerima data penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) dalam dan luar negeri.

Mendagri Lantik 5 Penjabat Gubernur, Banten hingga Sulsel

Menurut dia, KPU RI hari ini menerima penyerahan data penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) dalam dan luar negeri dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) di Kantor KPU pada Rabu, 14 Desember 2022.

“KPU mengucapkan terima kasih atas kerja sama Kemendagri dan Kementerian Luar Negeri, untuk bersama-sama memberikan jaminan untuk warga negara kita menggunakan hak pilih untuk pemilu 2024,” kata Hasyim.

Tolak Usulan Money Politics Dilegalkan, KPK: Itu penyakit, Menggerogoti Demokrasi Kita

Oleh karena itu, kata Hasyim, kegiatan hari ini penyerahan DP4 dalam negeri yang disampaikan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Luar Negeri mematahkan isu-isu bahwa pemilu 2024 ditunda. Apalagi, ada isu masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) diperpanjang.

Kader PDIP Usul Money Politics Dilegalkan, Djarot: Itu Sebetulnya Bentuk Kejengkelan

“Ini menunjukkan bahwa kegiatan pemilu berjalan terus, berjalan dengan sesuai agenda yang sudah ditentukan agendanya. Ini sebagai itikad baik kita semua untuk memberikan jaminan kepada warga negara, baik di dalam negeri atau di luar negeri untuk dapat menggunakan hak pilihnya dalam pemilu 2024 ini,” jelas dia.

Sebelumnya diberitakan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menyerahkan data penduduk potensial pemilih pemilu dalam negeri (DP4) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Kantor KPU, Jakarta Pusat pada Rabu, 14 Desember 2022. Tercatat, sebanyak 204.656.053 jiwa data pemilih potensik yang diserahkan ke KPU.

Sedangkan, Kementerian Luar Negeri menyerahkan DP4LN setelah melalui proses pemutakhiran yaitu 1.806.714 jiwa, terdiri 1.064.755 perempuan dengan 935 jiwa akan mencapai usia pemilih, dan 740.105 laki-laki dengan 990 jiwa akan mencapai usia pemilih.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya