Rakernas Golkar 4-6 Juni Tidak Bahas Pencapresan Karena Sudah Putuskan Airlangga Hartarto

Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dalam acara puncak HUT ke-56 Partai Golkar. (Foto ilustrasi)
Sumber :
  • VIVA/Muhamad Solihin

VIVA Politik – Partai Golkar akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada tanggal 4-6 Juni 2023. Dalam rakernas tersebut, Golkar tidak akan membahas seputar calon presiden atau capres, walau digelar di tengah-tengah tahun politik jelang Pemilu 2024.

DKPP Terima Ratusan Pengaduan Pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu sepanjang 2024

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, mengatakan seputar capres tidak akan dibahas karena partainya mengikuti keputusan Munas dan Rapimnas yang telah dilakukan sebelumnya. Dalam Munas dan Rapimnas tersebut, Partai Golkar telah memutuskan mengusung Ketua Umum Airlangga Hartarto sebagai capres.

"Dalam Rapimnas itu diputuskan bahwa Partai Golkar di pilpres mengusung Pak Airlangga Hartarto sebagai calon presiden. Jadi besok rapat kerja nasional satu tingkat di bawah Rapimnas. Jadi kami tidak akan membicarakan keputusan yang telah diputuskan oleh Munas dan Rapimnas, tak ada bahasan capres," ujar Doli kepada wartawan di DPP Partai Golkar, dikutip, Senin, 29 Mei 2023.

Serius Bangun Koalisi di Pilkada Semarang, Golkar dan PKS Buka Pintu untuk Parpol Lain

Hingga saat ini, Partai Golkar masih tetap patuh keputusan Munas Partai sebelumnya bahwa Airlangga adalah capres di Pilpres 2024. Sehingga, agenda-agenda partai tidak lagi membicarakan soal capres.

"Jadi jawaban singkatnya adalah sampai hari ini dan besok pada rapat kerja nasional calon presiden dari Partai Golkar masih Pak Airlangga Hartarto," katanya.

Oposisi Diperlukan agar Ada yang Mengingatkan kalau Ada Penyimpangan, Menurut Pakar BRIN

Rakernas yang akan digelar 4-6 Juni itu akan diikuti semua unsur yang ada. Mulai dari DPP, Dewan Pembina, Dewan Kehormatan, Dewan Etik, perwakilan dari DPD provinsi, hingga anggota fraksi dari Golkar.

"Peserta Rakernas adalah semua unsur yang ada di Golkar, pertama unsur DPP sebanyak 222 orang, kemudian ada Dewan pembina, Dewan Kehormatan, etik, kemudian DPD provinsi perwakilan jumlah peserta 5 orang, kemudian ada pimpinan ormas Golkar, dan kemudian anggota fraksi dari Golkar," tuturnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya