Perusahaan Plastik RI Sukses Rebut Pasar Inggris

Sedotan plastik.
Sumber :
  • Pixabay/rkit

VIVA – Kerja sama di bidang perdagangan produk plastik antara pengusaha Indonesia dan pengusaha Inggris, berhasil membuahkan transaksi dalam miliaran rupiah di Trade Expo Indonesia 2018. 

img_title Arab Saudi Mulai Kekurangan Rudal Pencegat, Minta Bantuan Negara Sekutu Hadapi Houthi

PT Asia Cakra Ceria Plastik, salah satu UKM di Solo, telah berhasil memenuhi standar pasar Inggris dan mengekspor produk plastiknya dengan nilai ratusan miliar rupiah per tahun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) di Trade Expo Indonesia 2018 telah dilakukan pada Kamis, 25 Oktober 2018, di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai (BSD) di depan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan RI, Arlinda. 

img_title Dua Pelari Half Marathon di Inggris Meninggal

Kegiatan penandatanganan ini dihadiri pula oleh Atase Perdagangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London Nur Rakhman Setyoko dan Koordinator Fungsi Ekonomi KBRI London Vitto R Tahar. 

Kegiatan penandatanganan nota kerja sama merupakan rangkaian dari acara Trade Expo Indonesia 2018 yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan, yang berlangsung 24-28 Oktober 2018 dan telah memasuki tahun ke-33. 

img_title Wasit yang Sebabkan MU Dipecundangi Manchester City Kena Sanksi

Nur mengatakan, hal ini diharapkan menjadi pemicu kegiatan kontrak dagang Indonesia dengan Inggris di lain sektor yang nantinya akan memperluas kegiatan perdagangan di kedua negara.
 
“Hal ini memang bukan hal yang baru, namun harus bisa dipertahankan agar kegiatan perdagangan antara Indonesia dan Inggris dapat terbuka lebih luas lagi. Bukan hanya di sektor industri plastik namun juga industri lainnya seperti tekstil, furnitur, makanan, dan sebagainya,” ujar Nur dikutip dari keterangan resminya Sabtu, 27 Oktober 2018. 

Kontrak kerja sama antara supplier Indonesia dengan mitranya yang berasal dari negara Ratu Elizabeth ini bukanlah tahun pertama, namun telah memasuki tahun kedua. Angka transaksi yang terjadi juga ikut mengalami kenaikan hingga 300 persen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain upaya mempertemukan antara dua pihak, Nur berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana yang cukup efektif bagi para pengusaha Indonesia yang ingin berkembang dan memiliki jaringan bisnis yang lebih luas hingga ke mancanegara. Khususnya guna memasarkan produk dalam negeri ke kancah internasional, khususnya negara Inggris.

“Saat ini kami juga sedang membidik beberapa pangsa pasar yang lebih luas namun tetap terfokus di Inggris, seperti garmen dan tekstil, hingga para peminat kopi. Belum ada target angka khusus yang kami ciptakan untuk kegiatan penandatanganan kontrak dagang lain dalam waktu dekat. Namun kami berharap hal ini dapat mendorong kegiatan ekspor industri dalam negeri agar dapat lebih berekspansi di negara maju seperti Inggris”, tambah Nur Rakhman.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut