Menteri Basuki Cek Kesiapan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar

Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar.
Sumber :
  • Fikri Halim/VIVA.co.id

VIVA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, meninjau kesiapan jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Kamis, 7 Maret 2019. Tol sepanjang 140 km itu rencananya akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo Jumat, 8 Maret 2019. 

img_title Proyek Tol Trans Sumatera Ruas Tol Kutepat Seksi 4 Sinaksak Simpang Panei Capai 95 %, Akses ke Danau Toba Lebih Cepat

Pantauan VIVA, Basuki tiba di Bandara Radin Inten II Lampung pada pukul 15.00 WIB dan langsung menuju gerbang tol Nastar yang menjadi akses masuk ke Jalan Tol Trans Sumatera ini. Dari Bandara menuju gerbang tol hanya dibutuhkan waktu perjalanan kurang dari 10 menit. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia pun disambut di lokasi oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol, Danang Parikesit; Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR, Endra S Atmawidjaja; petinggi PT Hutama Karya dan sejumlah pihak pemerintahan daerah setempat.

img_title Ini Daftar 5 Ruas Tol Trans Sumatera Dibuka Gratis saat Arus Balik Lebaran 2025

Berdasarkan keterangan resmi Hutama Karya, Jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Bak-Ter) ini memiliki total panjang 140 km yang membentang dari Pelabuhan Bakauheni hingga Terbanggi Besar. 

Jalan tol ini terbagi ada beberapa subseksi. Subseksi 1 Pelabuhan Bakauheni–Simpang susun Bakauheni sepanjang 8,8 km, Subseksi 2 Simpang susun Bakauheni-Kalianda sepanjang 18,5 km, Subseksi 3 Simpang susun Kalianda–Sidomulyo sepanjang 11,7 km, Subseksi 4 Simpang susun Sidomulyo–Lematang sepanjang 35,4 km. 

img_title Sambut Arus Mudik Lebaran 2025, Hutama Karya Kasih Diskon 20 Persen untuk 4 Ruas Tol Trans Sumatera

Kemudian, Subseksi 5 Simpang susun Lematang - Kotabaru sepanjang 4,3 km, Subseksi 6 Simpang susun Kotabaru–Branti sepanjang 17,9 km, Subseksi 7 Simpang susun Branti–Metro sepanjang 12,6 km, Subseksi 8 Simpang susun Metro–Gunung Sugih sepanjang 22,5 km, dan Subseksi 9 Simpang susun Gunung Sugih–Terbanggi Besar sepanjang 8,9 km. 

Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar ini menelan biaya investasi sebesar Rp16,8 triliun. Pendanaannya 52 persen bersumber dari ekuitas yaitu melalui Penyertaan Modal Negara sebesar Rp2,217 triliun dan obligasi yang diterbitkan Hutama Karya sebesar Rp6,5 triliun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan sisa 48 persen dipenuhi dengan pinjaman dari tujuh sindikasi perbankan yaitu Bank Mandiri, BNI, BCA, CIMB Niaga, Maybank, Bank Permata, dan Bank ICBC sebesar Rp8,078 triliun. Pinjaman ini juga didukung oleh fasilitas cash deficiency support (CDS) yang diberikan PT Sarana Multi Infrastruktur.

Pengerjaan Jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar ini dapat terealisasi melalui Sinergi BUMN antara HK dengan empat BUMN Konstruksi lainnya yaitu PT PP Tbk, PT Wijaya Karya Tbk, PT Waskita Karya Tbk dan PT Adhi Karya Tbk. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut