Ribuan UMKM di Solo Kini Dagang Online

Ilustrasi e-commerce.
Sumber :
  • BusinessLIVE

VIVA – Gelaran Grebek Pasar Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika beberpawaktu laludi Surakarta, disambut positif dunia usaha. Sebanyak 2.000 UMKM di kota tersebut pun kini sudah berjualan secara online melalui martketplace. 

img_title E-Commerce Harus Utamakan Produk Lokal, Mendag Dorong Transparansi dari Platform hingga Konsumen

Kepala Seksi Pengembangan dan Fasilitasi Platform Perdagangan, Puti Adella Elvina mengungkapkan, dengan memiliki toko online, para pedagang di pasar-pasar dapat memperluas area berdagangnya dan melipat gandakan keuntungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Ekonomi Digital, Ditjen Aplikasi Informatika ini menyasar dua puluh kota pada periode pertama ini. 

img_title Menteri Maman: Implementasi Diskon 50 Persen Biaya E-Commerce Bagi UMK Tunggu Jadwal Integrasi

Grebeg Pasar UMKM Go Online di beberapa pasar rakyat di beberapa Kabupaten/Kota di Indonesia dilakukan dalam bentuk meliputi sosialisasi, pendampingan dan pemanduan bagi para UMKM. Sehingga, dapat memperluas jangkauan berdagang dan mampu meningkatkan laba dengan membuka toko online di marketplace.

Sebanyak dua puluh empat pandu digital direkrut kemudian diberikan pelatihan. Para pandu digital diterjunkan ke pasar-pasar, berkeliling ke kios-kios pedagang untuk melakukan sosialisasi, pendampingan dan pemanduan pagi para pedagang pasar. 

img_title Ekspansi ke Thailand, AHA Commerce Bawa Model Pengelolaan E-Commerce RI ke Pasar Asia Tenggara

"Saya ucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada pandu digital Solo, yang pantang menyerah, tetap semangat meski berpanas-panas berkeliling kios ke kios meskipun sedang puasa," ucap Ade dikutip dari keterangan resminya, Kamis 15 Mei 2019. 

Dia mengatakan, para UMKM meminta pandu digital untuk memandu langkah demi langkah para UMKM agar bisa berjualan di marketplace. Upaya tersebut pun disambut apik oleh stakeholder, antara lain Shopee dan Tumbasin sebagai operator marketplace, serta OVO dan Qren sebagai operator pembayaran digital. 

"Dukungan stakeholder sangat penting agar pedagang dapat tereduikasi dengan lebih detail akan manfaat toko online dan pembayaran digital," ungkapnya.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, berjualan di marketplace sangat banyak keunggulannya. Selain gratis, marketplace menawarkan jauh lebih efektif dan efisien karena pedagang dapat berjualan kapan saja dan di mana saja namun area dagangnya lebih luas. 

Selain banyak promo yang dibuat oleh operator untuk mengumpulkan calon pembeli, para pedagang juga menerima promo seperti gratis ongkos kirim misalnya. Terlebih lagi marketplace menawarkan keamanan, transparansi dan kecepatan pada proses transaksi dan ke semua transaksi tersebut akan tercatat sehingga memudahkan pembukuan. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut