Mengintip Segmen Transaksi yang Diincar LinkAja Secara Harian

Tcash menjadi LinkAja, salah satu platform uang elektronik yang jadi makin tren di Indonesia.
Sumber :
  • Dok. Istimewa

VIVA – Chief Marketing Officer LinkAja, Edward Kilian Suwignyo, menyatakan bahwa LinkAja merupakan salah satu platform e-money yang bertujuan memudahkan masyarakat,dalam melakukan pembayaran di berbagai segmen kehidupan sehari-hari. Beragamnya tujuan dan jenis pembayaran dalam kehidupan harian itu, menurut Edward dapat dipisahkan menjadi dua hal, yakni pembayaran untuk kebutuhan dasar sehari-hari dan untuk hal-hal yang bersifat lifestyle. 

img_title Menteri Maman: Implementasi Diskon 50 Persen Biaya E-Commerce Bagi UMK Tunggu Jadwal Integrasi

"Saat ini sebagian besar pemain, seperti OVO, Gopay, Dana, itu bermain di lifestyle, bukan kebutuhan esensial sehari-hari sebagaimana segmen LinkAja," kata Edward di kantornya, kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis 4 Juli 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Edward menjabarkan segmen dan jangkauan transaksi yang dapat dilakukan dengan platoform LinkAja, seperti misalnya soal transportasi, merchant, layanan keuangan, produk digital, dan transaksi antar bisnis atau B-to-B.

img_title Ekspansi ke Thailand, AHA Commerce Bawa Model Pengelolaan E-Commerce RI ke Pasar Asia Tenggara

Dalam hal transportasi, LinkAja akan melayani pembayaran tol dengan RFID, KAI Access, Garuda dan Citilink, Railink, Bluebird, serta pembayaran parkir.

"Berbagai macam hal complicated sebenarnya bisa dibikin mudah. Seperti misalnya kalau menggunakan kartu RFID dan ditaruh di kaca lampu depan, maka kalau masuk ke tol niscaya tidak akan ada antrean lagi," ujarnya.

img_title Penerapan Pajak E-Commerce Berpeluang Kembali Ditunda, Purbaya Ungkap Alasannya

Untuk KAI Access, Edward menjelaskan bahwa sifat LinkAja itu seperti sumber dana pembayaran, untuk pembelian tiket kereta. "Jadi LinkAja memudahkan sehingga orang bisa ke luar kota, ke mana saja, dan di mana saja. Begitupun dengan (pembelian tiket) Garuda dan Citilink," kata Edward.

Sementara untuk Railink, Edward mengklaim bahwa penggunaan e-money LinkAja bahkan sudah pernah diterapkan di Asian Games di Palembang tahun lalu.

Bagi layanan taksi Blue Bird, Edward memastikan bahwa LinkAja juga menjadi salah satu solusi pembayaran, guna mengatasi kendala sulitnya mencari uang kecil untuk membayar taksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, LinkAja juga melayani pembayaran bagi sekitar 150 ribu merchant seperti misalnya SPBU Pertamina, merchant makanan minuman, ritel seperti Indomaret dan Alfamart, serta sejumlah online shop seperti Blanja, Tokopedia, Bukalapak, dan lain sebagainya 

"Kami juga melayani financial service seperti misalnya remitansi PMI Singapura, tarik tunai tanpa kartu ATM di bank-bank Himbara, E-wallet, premi asuransi, pembayaran cicilan, serta croos border operator payment (CBOP)," kata Edward.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut