Cadangan Devisa Meningkat Tembus US$130,5 Miliar, Dolar AS di Rp13.956

Ilustrasi dolar.
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Posisi cadangan devisa Indonesia kembali meningkat. Bank Indonesia mencatat, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2020 sebesar US$130,5 miliar.

img_title Rupiah Hari Ini Bertahan di Rp17.992 per Dolar AS, Bagaimana Pengaruh Kebijakan The Fed?

Besaran itu meningkat dibandingkan dengan posisi akhir April 2020 sebesar US$127,9 miliar. Setara dengan level saat sebelum mewabahnya virus corona pada Februari 2020 di level US$130,4 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Departemen Komunikasi BI, Onny Widjanarko, mengatakan, posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 8,3 bulan impor atau 8,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

img_title Khalid Basalamah Akui Setor Uang ke KPK Terkait Kasus Korupsi Haji, Totalnya Tembus 554.500 Dolar AS

"Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal, serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan," kata Onny melalui siaran pers, Senin, 8 Juni 2020.

Onny menjelaskan, peningkatan cadangan devisa pada Mei 2020 terutama dipengaruhi oleh penarikan utang luar negeri pemerintah, dan penempatan valas perbankan di Bank Indonesia.

img_title Rupiah Menguat Tipis, Rencana BEI Singkirkan 80 Saham HSC dari IHSG Jadi Sorotan

"Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang tetap baik," tutur Onny.

Baca juga: China dan WHO Berbohong Tentang COVID-19, Cek Faktanya

Rupiah bergerak di kisaran Rp13.900 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mengalami penguatan pada perdagangan awal pekan ini, Senin, 8 Juni 2020. Rupiah bergerak di kisaran Rp13.900 per dolar AS.

Perdagangan di pasar spot pada hari ini, rupiah telah ditransaksikan di level Rp13.891 per dolar AS, atau menguat 0,21 persen dari level perdagangan akhir pekan lalu, Jumat, 5 Juni 2020 di posisi Rp13.920. Bahkan, rupiah sempat menyentuh angka Rp13.847 per dolar AS.

Sedangkan berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, nilai tukar dolar AS hari ini berada di posisi Rp13.956. Dolar melemah dibanding kurs akhir pekan lalu yang dipatok Rp14.100.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, mengatakan, pergerakan positif itu seiring dengan sentimen baik pelaku pasar keuangan terhadap membaiknya perekonomian AS, setelah adanya kebijakan relaksasi pembatasan sosial atau lockdown.

Data tenaga kerja AS, baik Non-Farm Payrolls (NFP) dan tingkat pengangguran yang dirilis akhir pekan lalu, menunjukkan penambahan jumlah orang yang dipekerjakan di luar sektor pertanian dan pemerintahan sebanyak 2,5 juta orang. Tingkat pengangguran pun turun menjadi 13,3 persen, dari sebelumnya 14,7 persen.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut