Subsidi Listrik bagi UMKM Diperpanjang hingga Akhir 2020

Pemerintah pastikan 25,7 juta rumah tangga miskin dapat subsidi listrik
Sumber :

VIVA – Dalam upaya membantu perekonomian masyarakat yang terdampak akibat pandemi COVID-19, pemerintah terus memberikan berbagai stimulus, agar roda ekonomi dan bisnis yang dimiliki masyarakat bisa terus bergerak demi mendorong perekonomian nasional.

img_title Listrik Huntara korban Bencana di Sumatera Digratiskan PLN 6 Bulan

Hal itu salah satunya dilakukan oleh Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, yang melakukan perpanjangan subsidi listrik bagi para pelanggan berdaya 450 VA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana, menjelaskan perpanjangan subsidi listrik kali ini rencananya akan dilakukan hingga Desember 2020 mendatang.

img_title Prabowo: Kita Perlu Polisi yang Bersih, Membela Rakyat Miskin dan Tertindas

"(Perpanjangan subsidi listrik ini) untuk UMKM atau industri kecil menengah, dalam hal ini khususnya untuk yang daya listriknya 450 VA, baik bisnis maupun industri," kata Rida dalam telekonferensi, Selasa, 11 Agustus 2020.

Meski demikian, Rida mengakui bahwa saat ini pihaknya masih melakukan kajian terkait mekanisme penerapan subsidi listrik tersebut bersama para stakeholder terkait lainnya yakni Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan.

img_title Bertarung Pulihkan Pandemi, Jalan Terjal Pemerintah Indonesia Bangkit dari Belenggu COVID-19

Rida menjelaskan, secara keseluruhan stimulus ini nantinya diharapkan akan mampu menjangkau 501 pelanggan bisnis, dan 433 pelanggan industri berdaya 450 VA.

Dia menambahkan, asumsi terkait besaran tambahan subsidi listrik selama delapan bulan ini, diperkirakan akan mencapai sebesar Rp151 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun setidaknya, Rida berharap bahwa bantuan subsidi semacam ini akan membuat para UMKM ataupun pelaku bisnis lain yang menjadi target subsidi tersebut, mampu mempertahankan bisnisnya di tengah gempuran dampak ekonomi akibat COVID-19.

"Harapannya mereka bisa 'survive'. Karena sebenarnya kita yakin bahwa selama ini mereka itu sudah survive, tapi dengan bantuan ini, diharapkan mereka bisa lebih survive dan lebih kuat lagi dalam menghadapi pandemi COVID-19 ini," ujarnya. (ase)

Presiden RI Prabowo Subianto di acara penutupan Munas dan Konbes NU

Prabowo: Negara Tambah Kaya Tapi Rakyat Miskin Bertambah, Ini Anomali!

Presiden RI Prabowo Subianto mengungkap fakta mengejutkan terkait kondisi perekonomian nasional selama tujuh tahun terakhir yang rata-rata tumbuh 5 persen setiap tahunnya

img_title
VIVA.co.id
23 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut