Turunkan Pengangguran, Menaker Optimalkan Peran Pengantar Kerja

Menaker Ida Fauziyah.
Sumber :
  • Dokumentasi Kemnaker.

VIVA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyatakan, akan memberikan perhatian khusus pada kinerja petugas pengantar kerja yang tersebar di seluruh Indonesia. Termasuk dalam mendukung kemampuan mereka.

img_title BPS: Ekonomi RI Tumbuh 5,47 Persen di Kuartal III 2026, Angka Pengangguran Turun Tipis

Hal ini dilakukan untuk memperluas kesempatan kerja, mempercepat penyerapan tenaga kerja, serta menurunkan angka pengangguran di Indonesia secara berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Ketenaakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, perhatian khusus bagi petugas pengantar kerja ini juga penting demi menghadapi dinamika perubahan yang sangat cepat akibat perkembangan pesat teknologi.

img_title Program Polisi Peduli Pengangguran, Polrestabes Medan Latih Ratusan Pencari Kerja

Baca juga: Hoax Sumbangan Rp2 Triliun, Perantara Keluarga Akidi Tio Kebingungan

Dia menekankan, peran pengantar kerja juga pada dasarnya sangat strategis dan penting dalam menyukseskan lima dari sembilan lompatan besar yang telah dicanangkan Kemnaker.

img_title PHK Marak tapi Angka Pengangguran RI Kok Turun? Begini Penjelasan BPS

Adapun sembilan lompatan besar itu adalah reformasi birokrasi, ekosistem digital siap kerja, tranformasi Balai Latihan Kerja (BLK), hingga link and match ketenagakerjaan.

Selain itu, juga ada transformasi kewirausahaan, pengembangan talenta muda, perluasan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI), visi baru hubungan industrial, serta reformasi pengawasan.

"Pengantar Kerja merupakan ujung tombak penempatan kerja, memiliki peran sangat strategis dan penting dalam menyukseskan lima dari sembilan lompatan besar Kemnaker," kata dia melalui keterangan tertulis, Senin, 2 Agustus 2021.

Menurut Ida, keberadaan pengantar kerja sangat penting karena dapat membantu, memfasilitasi, dan melayani masyarakat dalam mencari pekerjaan, baik di dalam maupun luar negeri, serta menjadi jembatan penghubung bagi perusahaan yang membutuhkan pekerja.

Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kemnaker, Suhartono menambahkan, dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsinya, Pengantar Kerja akan dibekali dengan peningkatan pengetahuan dan kemampuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peningkatan ini baik dalam bentuk kemampuan teknis atau hard skill sesuai era digitalisasi, maupun kemampuan soft skill melalui pelatihan pembentukan sikap kerja, agar dapat memberikan pelayanan penempatan tenaga kerja yang optimal kepada masyarakat.

"Dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsinya, Pejabat Fungsional Pengantar Kerja perlu dibekali dengan peningkatan pengetahuan dan kemampuan," paparnya.

Ilustrasi pengangguran.

Data BPS Jumlah Pengangguran di Jakarta Turun 12 Ribu Orang

BPS DKI Jakarta merilis jumlah pengangguran di Jakarta pada Agustus 2026 mencapai 318 ribu orang, turun sebanyak 12 ribu orang dibandingkan bulan yang sama tahun lalu

img_title
VIVA.co.id
5 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut