Dahlan Iskan: Siapa Tahu Garuda Memang Butuh Dirut yang Begitu Tenang

Dahlan Iskan
Sumber :
  • VIVA.co.id/Nur Faishal

Memang lanjut Dahlan, Garuda punya gaya negosiasi sendiri. Memang ada juga yang mulai berhasil. Utang Garuda ke-9 lembaga bisa dijadwal ulang. Sembilan lembaga itu antara lain adalah Pertamina dengan utang bahan bakar sekitar Rp12 triliun, Angkasa Pura dengan utang untuk biaya landing dan take off sekitar Rp3 triliun dan kepada bank-bank milik BUMN sendiri.

img_title Kinerja Disorot, Transformasi Anak Usaha Harus Beri Nilai Tambah Bagi Perusahaan BUMN

"Yang dengan penyewa pesawat di luar negeri masih sulit. Terutama yang dari Amerika. Jumlah mereka juga banyak: 32 perusahaan. Negosiasinya tentu sulit-pun ketika baru tahap mengatur jadwal negosiasisnya," ungkapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Amerika, lanjut Dahlan, penerbangan domestik sudah praktis normal. Hal itu sama seperti Tiongkok yang sudah memerlukan banyak pesawat lagi. 

img_title Utang Baru Pemerintah Tembus Rp494,3 Triliun hingga September 2026, Suahasil Hati-hati Terbitkan SBN

"Kalau pun penerbangan domestik Indonesia juga segera normal, bagaimana Garuda? tentu Garuda juga sangat senang," kat Dahlan.

Eks Dirut PLN ini mengaku mulai memahami mengapa pemerintah tidak membawa saja Garuda Indonesia langsung menuju pailit. Sebab, nasib uang Pertamina, Angkasa Pura dan bank-bank BUMN bisa tidak terbayar. 

img_title Penumpang Internasional Kini Bisa Punya Akses Internet di 160 Negara Tanpa Ganti Kartu SIM

"Yang harus dibela ternyata bukan lagi hanya Garuda. Tapi juga Pertamina dkk itu," ungkapnya.

Waktu pun, lanjut Dahlan terus berputar. Keadaan cepat berubah. Belum bisa ditebak mana yang lebih dulu tiba apakah selesai restrukturisasi utang, pailit saja atau normalnya kembali bisnis penerbangan pasca COVID. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Begitu rumit memikirkan Garuda. Maka siapa tahu Garuda memang perlu tipe Dirut yang begitu tenangnya," tutup Dahlan.

COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria

IHSG Merosot di Bawah 5.000, Danantara Mau Tambah Saham BUMN

Kepala BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria menyatakan, Danantara berencana menambah kepemilikan saham pada perusahaan pelat merah yang tercatat di bursa.

img_title
VIVA.co.id
20 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut