Buka 3rd FMCBG G20 Hari ke-2, Gubernur BI Ingatkan Risiko Aset Kripto

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo membuka 3rd FCMBG G20 hari kedua, Sabtu, 16 Juli 2022.
Sumber :
  • VIVA/Fikri Halim/Relay

VIVA Bisnis – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo membuka pertemuan ketiga Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral (3rd FMCBG) G20 di hari kedua, Sabtu, 16 Juli 2022. Dalam sambutan pembukanya, Perry bicara tentang pasar aset kripto yang jadi salah satu dari lima topik pembahasan di pertemuan hari ini.

img_title Mulai 2027, Transaksi Kripto di Luar Negeri Bisa Terlacak Otoritas Pajak RI

Perry mengatakan, Financial Stability Board (FSB) atau Dewan Stabilitas Keuangan telah menyampaikan penilaian tentang risiko terbaru dari aset kripto. Ada ancaman terhadap stabilitas keuangan global dari aset kripto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Laporan (FSB) ini menggarisbawahi potensi ancaman terhadap stabilitas keuangan global karena skalanya, kerentanan struktural, dan meningkatnya keterkaitan dengan sistem keuangan tradisional (konvensional)," kata Perry di Nusa Dua, Bali, Sabtu, 16 Juli 2022.

img_title TOKEN2049 Singapore 2026, Industri Kripto Global Dinilai Terus Berkembang

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (kanan) dan Gubernur Bank of Australia Philip Lowe (kiri) berbincang sebelum mengikuti 3rd Finance Ministers and Central Bank Governors (FMCBG) G20 di Nusa Dua, Badung, Bali, Jumat, 15 Juli 2022.

Photo :
  • Pool/Fikri Yusuf

FSB, lanjut dia, terus mempromosikan implementasi efektif dari rekomendasi tingkat tinggi untuk regulasi, pengawasan, dan pengawasan pengaturan 'stablecoin global' tersebut. 

img_title OJK Siapkan Aturan Stablecoin pada 2027, Begini Dampaknya bagi Pengguna Aset Kripto

"Selain itu, FSB telah mengidentifikasi implikasi peraturan dan kebijakan utama dari pengembangan pasar aset kripto, termasuk pasar stablecoin," katanya. 

Selanjutnya, Perry mengatakan, perkembangan terkini di pasar aset kripto juga mendesak FSB untuk terus membangun kesadaran publik akan risiko yang terkait dengan aset kripto.

Dengan latar belakang tersebut, Perry meminta pandangan dari para Menkeu, Gubernur Bank Sentral, dan lembaga keuangan global yang hadir di 3rd FMCBG Meeting G20 untuk menyampaikan pandangannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pandangan anda tentang masalah-masalah mendesak dari perkembangan pasar aset kripto baru-baru ini serta strategi untuk mempromosikan pendekatan regulasi dan pengawasan yang konsisten terhadap aktivitas aset kripto, akan menjadi penting sebagai bagian dari menjaga stabilitas keuangan global," kata dia.

Gubernur BI, Destry Damayanti

Komentar Gubernur BI Usai Dolar AS Tembus Rp18.159

Usai dolar Amerika Serikat (AS) tembus Rp18.100, Gubernur BI, Damayanti jelaskan, bahwa pihaknya  terus memantau pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut