BI Ungkap Keluarnya Arus Modal Asing Bikin Nilai Tukar Rupiah Melemah

Logo Bank Indonesia.
Sumber :
  • VivaNews/ Nur Farida

VIVA Bisnis – Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengatakan, pertumbuhan ekonomi global melambat disertai dengan tingginya tekanan inflasi. Hal itu diperparah dengan agresifnya kenaikan suku bunga kebijakan moneter, dan ketidakpastian pasar keuangan. 

img_title Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.948 per Dolar AS, Inflasi AS Jadi Pemicu

"Pertumbuhan ekonomi global pada 2023 diprakirakan akan menurun dari 2022," kata Perry dalam telekonferensi, dikutip Jumat, 18 November 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perry menjelaskan, hal itu diperkirakan akan terjadi, dengan risiko koreksi yang dapat lebih rendah dan resesi yang tinggi di beberapa negara. Termasuk di negara maju seperti Amerika Serikat (AS) dan kawasan Eropa. 

img_title Penyebab Rupiah Melemah Hari Ini, Serangan di Arab Saudi hingga Harga Minyak Dunia Meroket Jadi Biang Kerok

Karyawati menunjukkan mata uang rupiah dan dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta.

Photo :
  • ANTARA FOTO/Reno Esnir

Perlambatan ekonomi global menurutnya juga dipengaruhi oleh berlanjutnya ketegangan geopolitik yang memicu fragmentasi ekonomi, perdagangan dan investasi, serta dampak pengetatan kebijakan moneter yang agresif.

img_title Rupiah Melemah ke Rp17.918 per Dolar AS, Pasar Waspadai Data Inflasi AS

Sementara itu, lanjut Perry, tekanan inflasi dan inflasi inti global masih tinggi, sejalan dengan terus berlanjutnya gangguan rantai pasokan dan keketatan pasar tenaga kerja terutama di AS dan Eropa, di tengah pelemahan permintaan global.

"Merespons tekanan inflasi tinggi tersebut, bank sentral di banyak negara terus memperkuat pengetatan kebijakan moneter yang agresif," ujar Perry.

Selain itu, kenaikan Fed Funds Rate yang diprakirakan hingga awal 2023 dengan siklus yang lebih panjang (higher for longer), mendorong tetap kuatnya mata uang dolar AS.

Ilustrasi uang dolar

Photo :
  • vstory

"Sehingga memberikan tekanan pelemahan nilai tukar di berbagai negara," kata Perry.

Dia menambahkan, tekanan pelemahan nilai tukar tersebut semakin meningkat, sejalan dengan tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Aliran keluar investasi portofolio asing menambah tekanan nilai tukar di negara berkembang, termasuk Indonesia," ujarnya.

Pengembangan Kakao

Gali Potensi Ekonomi Daerah, Pemerintah Fasilitasi Pengembangan Kakao di Kawasan Transmigrasi Werianggi–Werabu

Pemerintah berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi-potensi ekonomi di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di kawasan-kawasan yang menjadi tujuan transmigrasi

img_title
VIVA.co.id
15 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut