Bos OJK Ultimatum Perusahaan Asuransi Kresna Life

Ketua DK OJK, Mahendra Siregar.
Sumber :
  • Anisa Aulia/VIVA.

VIVA Bisnis – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menyatakan, akan mengambil tindakan tegas kepada Lembaga Jasa Keuangan (LJK) yang melakukan pelanggaran. Dalam hal ini, mengultimatum  asuransi jiwa Kresna atau Kresna Life dan Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera. 

img_title OJK Kantongi Sertifikat ISO Internasional, Pengawasan Asuransi hingga Dana Pensiun Diperketat

Mahendra mengimbau, kapada lembaga jasa keuangan non bank, Kresna Life untuk menyampaikan Rencana Penyehatan Keuangan (RPK) yang lebih lengkap. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan. Serta dilengkapi dengan dokumen pendukung yang relefan dengan upaya penyehatan keuangan yang akan dilakukan," ujar Mahendra dalam konferensi pers Senin, 27 Februari 2023.

img_title OJK Ungkap Nasib 122 Kasus Pelanggaran Pasar Modal, Sejauh Mana Proses Hukumnya?

Ketua OJK, Mahendra Siregar.

Photo :
  • VIVA/Anisa Aulia

Mahendra menyatakan, jika Kresna Life tidak juga bisa menyampaikan RPK dengan kriteria yang sudah disampaikan, maka OJK akan mengambil tindakan tegas.

img_title OJK Ungkap Alasan Pasar Modal RI Dinilai Tak Sepadan dengan Kategori 'Standalone'

"Apabila perusahaan tidak bisa menyampaikan RPK itu yang memenuhi kriteria yang saya sampaikan tadi sampai dengan batas waktu yang ditentukan, maka OJK akan mengambil tindakan pengawasan secara tegas sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku," tegasnya. 

Pesan untuk Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera

Selain itu, Mahendra mengatakan OJK juga telah menyampaikan pernyataan tidak keberatan atas RPK Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 atau AJBB agar melakukan beberapa langkah RPK.

"Beberapa langkah agar RPK dimaksud dapat diimplementasikan dengan baik termasuk di antaranya mengkomunikasikan pelaksanaan RPK kepada pemegang polis sebagai pemilik AJBB," jelasnya. 

Mahendra menuturkan, OJK yang juga merupakan pengawas akan terus memonitor pelaksanaan RPK. Hal itu dengan melakukan pengawasan intensif kepada AJBB yang dimaksudkan agar program yang disusun pada RPK dapat terlaksana sesuai waktu ketetapan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Selain itu OJK juga telah meminta AJBB menerapkan ketentuan UU No 4 tahun 2023 yaitu, UU P2SK khususnya mengenai perusahaan asuransi berbentuk usaha bersama," katanya.

Penggunaan paylater perlu disesuaikan dengan kemampuan finansial agar tagihan bulanan tetap terkendali.

Jangan Asal Checkout Biar Gak Nyesel! Pahami Aturan Main Pakai Paylater

Pahami terus terkait manfaat, risiko, bunga, tenor, dan cara menggunakan paylater secara bijak agar belanja online tetap aman dan keuangan terkontrol.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut