Misi Pemerintah Lewat Transformasi Digital Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 5,2% di 2024

Dukung pemerintah pencapaian ekonomi 2024
Sumber :
  • istimewa

Jakarta - Industri ritel di Indonesia menghadapi tantangan yang signifikan selama bulan Ramadan, dengan perubahan pola konsumsi dan kendala operasional yang berdampak pada kinerja bisnis.

img_title Era Digital dan Algoritma Makin Pesat, Talenta Muda Bidang Matematika Disiapkan

Di tengah perlambatan ekonomi global yang terkait dengan inflasi, penting bagi perusahaan ritel untuk memperkuat fondasi mereka melalui transformasi digital guna meningkatkan efisiensi bisnis dan mengatasi tantangan yang dihadapi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data Kementerian Perdagangan mengenai kinerja perdagangan 2023 memberikan optimisme untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi sebesar 5,20 persen di 2024. Menanggapi tantangan ini perusahaan penyedia solusi berbasis cloud terkemuka di Asia, menyatakan dukungannya terhadap misi pemerintah dengan memungkinkan integrasi seluruh proses bisnis organisasi, mulai dari manajemen sumber daya manusia, manufaktur, keuangan, hingga rantai pasokan. 

img_title Pemerintah Siapkan 2.882 Kuota Mudik Gratis ke 10 Kota Sambut Nataru, Cek Daftarnya!

Ditemui di acara yang diselenggarakan oleh PointStar bertajuk “Iftar Insights: Memahami Kesinambungan Bisnis Ritel & Tantangan Operasional Selama Ramadhan”, Justin Lee, CEO PointStar mengatakan, "Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang diwarnai oleh inflasi, transformasi digital menjadi kunci untuk memitigasi dampak negatifnya terhadap industri ritel. Kami berkomitmen untuk menyediakan solusi teknologi yang inovatif dan terdepan untuk membantu perusahaan ritel menghadapi tantangan ini."

img_title Antisipasi Puncak Arus Mudik Nataru, Pemerintah Siapkan Kebijakan WFA 3 Hari

Hal ini sejalan dengan hasil Rapat Kerja Kementerian Perdagangan 2024, bahwa perlu adanya transformasi struktural dengan menguatkan pasar dalam negeri salah satunya lewat transformasi digital untuk penguatan rantai pasok dan logistik nasional.

“Adanya situasi geopolitik mengakibatkan negara-negara bertindak protektif, meningkatkan fragmentasi ekonomi, serta munculnya konfigurasi ulang rantai pasok. Perlu adanya dorongan serta kolaborasi dan sinergi para pemangku kepentingan, seperti pemerintah, komunitas, hingga perusahaan seperti PointStar yang mendukung transformasi digital”, jelas Septo Soepriyatno, S.T., M.S.E., selaku Direktur Bina Usaha Perdagangan, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia yang juga hadir meresmikan acara PointStar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ritel business continuity

Photo :
  • istimewa

Dalam hal ini PointStar terus memberikan pengalaman dan pengetahuannya kepada pemilik bisnis, terutama para pengusaha ritel, dalam memulai perjalanan transformasi digital. Mereka membantu banyak bisnis bertransformasi secara digital melalui solusi berbasis cloud seperti ERP, otomatisasi proses, Big Data, produktivitas kantor, Business Intelligence, serta mengembangkan kemampuan AI-nya sendiri, melalui kemitraan dengan solusi-solusi terkemuka.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut