Airlangga Ramal IHSG Bakal Tembus Level 8.000 Tahun Ini

Sarasehan Kadin Indonesia dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
Sumber :
  • VIVA.co.id/M Ali Wafa

Jakarta, VIVA – Menteri Kooridnator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memproyeksikan, Indeks Harga Gabungan Saham (IHSG) akan mencapai level 8.000 pada tahun ini.

img_title Ekonom Ramal Inflasi Dunia Bertahan hingga 2027, Siap-Siap Biaya Hidup Makin Berat!

“Indeks Harga Saham Gabungan, itu kita sudah melihat bahwa ini bisa tembus ke 8.000,” ujar Airlangga kepada di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis, 3 Oktober 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Airlangga menuturkan, optimisme tersebut mencerminkan bahwa ekonomi RI bergerak. Selain itu, juga didukung dengan cadangan devisa Indonesia yang saat ini sekitar US$150 miliar.

img_title Demi Kendalikan Inflasi, Wamendagri Wiyagus Dorong Pemda Optimalkan Pemanfaatan  Belanja Tidak Terduga

“Pada saat Bapak Presiden Jokowi di tahun 2014, itu kita punya cadangan devisa hanya US$100 miliar. Tetapi sekarang sudah US$150 miliar,” jelasnya.

Ilustrasi papan saham IHSG.

Photo :
  • VIVA/Muhamad Solihin

img_title IHSG Sempat Anjlok saat Pembukaan, Berbalik Menguat ke 5.409 pada Perdagangan Selasa

Airlangga melanjutkan, saat ini inflasi juga terkendali dan berada di target sasaran yakni sebesar 2,11 persen pda Agustus 2024. Laju inflasi ini kembali menurun menjadi 1,84 persen di September.

“Di tahun 2014 inflasi kita 8 persen. Nah kalau kita bandingkan dengan sekarang yang sudah 2,11 persen itu kan turun jauh,” terangnya.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun pada penutupan hari ini Kamis, 3 Oktober IHSG ada di zona merah atau melemah 19 poin atau 0,26 persen di levl 7.543. Pada pembukaan hari ini IHSG di level 7.563, yang mana titik tertinggi berada di level 7.581, dan terendah di 7.504.

Ilustrasi - Bursa Efek Indonesia (BEI).

IHSG Dibuka Melemah pada Rabu Pagi, Tekanan Rupiah hingga Sentimen MSCI Jadi Perhatian Investor

IHSG dibuka turun 0,32 persen ke level 5.249 pada Rabu. Pelemahan rupiah, harga minyak Brent US$112 per barel, evaluasi MSCI, dan arus dana asing membayangi pasar.

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut