Rupiah Loyo Pagi Ini, Nyaris Tembus Rp16 Ribu per Dolar AS

Ilustrasi rupiah dan dolar AS.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Jakarta, VIVA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot melemah pada perdagangan Kamis, 21 November 2024. Rupiah melemah sebesar 70 poin atau 0,44 persen menyentuh Rp15.941 per dolar AS.

img_title Rupiah Loyo Lagi! Dolar AS Tembus Rp18.074, Ini Faktor yang Membayangi Kurs Hari Ini

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) terakhir atau kemarin sore, mematok rupiah di angka Rp15.858 per dolar AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong memperkirakan nilai tukar rupiah akan melemah terhadap dolar AS pada hari ini. Salah satu pemicunya karena kekhawatiran terhadap kebijakan Presiden AS terpilih Donald Trump.

img_title Macron Kritik Pedas Trump dan Netanyahu soal Kerusuhan Prancis yang Dikaitkan dengan Imigran Islam

"Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS oleh kembalinya kekuatiran kebijakan proteksionisme Trump," ujar Lukman kepada VIVA, Kamis, 21 November 2024.

Uang dolar AS dan rupiah.

Photo :
  • ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/tom.

img_title Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Rp 18.033 per Dolar AS

Lukman menilai, adanya eskalasi yang makin meningkat dalam konflik perang Rusia vs Ukraina juga ikut menekan mata uang berisiko seperti rupiah. Selain itu, investor juga tengah menunggu data penting yang akan dirilis Bank Indonesia (BI). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Investor menantikan rilis data neraca transaksi berjalan Indonesia siang ini," ujarnya. 

Adapun untuk hari ini mata uang rupiah terhadap dolar AS diprediksi akan melemah ke kisaran Rp 15.825-Rp 15.950.

Ilustrasi rupiah dan dolar

Rupiah Melemah ke Rp18.080 per Dolar AS, Konflik Houthi dan Harga Minyak Jadi Sorotan

Rupiah sore hari ini ditutup melemah ke Rp18.080 per dolar AS akibat kekhawatiran pasokan energi global, kenaikan harga minyak, dan tekanan fiskal Indonesia.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut