Rupiah Menguat ke Rp 16.180 per Dolar AS di Akhir 2024

Lembaran mata uang rupiah dan dolar AS di Jakarta
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Jakarta, VIVA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot menguat pada perdagangan Senin, 30 Desember 2024. Rupiah tercatat menguat sebesar 55 poin atau 0,34 persen ke posisi Rp 16.180 per dolar AS. 

img_title Rupiah Terancam Betah di Atas Rp18.000 hingga Akhir 2026, Dolar AS Makin Perkasa

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) terakhir atau Jumat sore, mematok rupiah di angka Rp 16.251 per dolar AS. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong memperkirakan nilai tukar rupiah akan menguat terbatas pada hari ini terhadap dolar AS. Hal ini dipicu oleh minimnya aktifitas perdagangan, di periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

img_title Harga Minyak Dunia Ambruk 10,94 Persen ke US$104,77, Konflik AS-Iran Jadi Pemicunya

"Rupiah diperkirakan akan datar dengan potensi menguat terbatas di tengah minimnya aktifitas perdagangan dan data-data ekonomi penting," ujar Lukman kepada VIVA, Senin, 30 Desember 2024.

Pekerja menunjukkan uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat di sebuah tempat penukaran uang di Jakarta.

Photo :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

img_title Rupiah Menguat Tipis di 3 November 2026, Ini Sentimen yang Menggerakkan Kurs

Lukman mengatakan, saat ini dolar AS masih terpantau sedikit melemah, setelah data  menunjukkan defisit perdagangan yang lebih besar dari perkiraan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk itu, Lukman memperkirakan pada hari ini nilai tukar rupiah akan menguat terhadap dolar AS di kisaran Rp 16.150-Rp 16.250.

Ilustrasi rupiah dan dolar AS.

Rupiah Melemah ke Rp18.156 per Dolar AS, Pasar Cermati Konflik AS-Iran hingga Inflasi Pangan Dalam Negeri

Rupiah ditutup melemah ke Rp18.156 per dolar AS pada Selasa (3/11/2026). Pengamat Mata Uang Ibrahim Assuaibi memproyeksikan rupiah bergerak hingga Rp18.210 besok.

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut