Rupiah Loyo ke Level Rp 16.310 per Dolar AS, Ini Pemicunya

Pekerja menunjukkan uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat di sebuah tempat penukaran uang di Jakarta
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Jakarta, VIVA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot melemah pada pembukaan perdagangan Jumat, 31 Januari 2025. Rupiah melemah sebesar 54 poin atau 0,33 persen ke posisi Rp 16.310 per dolar AS. 

img_title Rupiah Loyo Lagi! Dolar AS Tembus Rp18.074, Ini Faktor yang Membayangi Kurs Hari Ini

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) terakhir atau kemarin sore, mematok rupiah di angka Rp 16.259 per dolar AS. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong memperkirakan nilai tukar rupiah akan melemah terhadap dolar AS pada hari ini. Hal ini didorong oleh sentimen kebijakan Donald Trump. 

img_title Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Rp 18.033 per Dolar AS

"Sentimen kelihatannya masih positif untuk dolar AS karena ancaman-ancaman Trump soal kenaikan tarif belakangan ini," ujar Ariston kepada VIVA, Jumat, 31 Januari 2025. 

Rupiah melemah terhadap dolar AS (foto ilustrasi)

Photo :
  • ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

img_title Rupiah Hari Ini Bertahan di Rp17.992 per Dolar AS, Bagaimana Pengaruh Kebijakan The Fed?

Ariston mengatakan, pasar juga memandang Bank Sentral Amerika Serikat (AS) alias the Fed tidak akan memangkas suku bunga acuan dalam waktu dekat. 

"Pasar juga melihat Bank Sentral AS bakal tidak memangkas suku bunga untuk sementara waktu, karena potensi kenaikan inflasi akibat kebijakan kenaikan tarif impor Trump," jelasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun untuk hari ini mata uang rupiah terhadap dolar AS berpotensi melemah ke arah Rp 16.300. Sedangkan potensi support di kisaran Rp 16.200.

Ilustrasi rupiah dan dolar

Rupiah Melemah ke Rp18.080 per Dolar AS, Konflik Houthi dan Harga Minyak Jadi Sorotan

Rupiah sore hari ini ditutup melemah ke Rp18.080 per dolar AS akibat kekhawatiran pasokan energi global, kenaikan harga minyak, dan tekanan fiskal Indonesia.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut