Danantara Blak-blakan Soal Keterlibatan di Merger GoTo-Grab

Ketua Umum Aftech, Pandu Sjahrir saat ditemui di acara Peringatan Bulan Fintech Nasional (BFN) 2024 di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 11 November 2024
Sumber :
  • VIVA.co.id/Mohammad Yudha Prasetya

Jakarta, VIVA – Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir menegaskan, pihaknya bakal mengikuti arahan dan masukan pemerintah soal keterlibatan dalam penggabungan alias merger antara PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan Grab.

img_title Pramono Ungkap Alasan Minta Bantu Danantara Perluas Rute LRT hingga JIS dan Stasiun Whoosh

Dia mengaku bahwa keputusan soal merger itu akan diserahkan langsung kepada masing-masing perusahaan terkait.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pemerintah juga sudah memberikan masukan, kita pasti ikuti masukannya dari pemerintah," kata Pandu di Jakarta, Selasa, 11 November 2025.

img_title Pramono Minta Perpanjangan LRT, Prabowo Perintahkan Danantara Wajib Bantu

Kantor GoTo

Photo :
  • VIVA/Ayesha Puri

Pandu meyakini, pemerintah tentunya juga memiliki keinginan yang baik bagi kelangsungan bisnis pada ekosistem digital. Namun, Dia menekankan bahwa fokusnya yakni pada aspek business-to-business (B2B) antara GoTo dan Grab.

img_title Pastikan Koordinasi dengan KSSK Berlanjut, Suahasil: Kan Sudah Diatur Undang-undang!

Meski demikian, Pandu memastikan bahwa Danantara juga akan terus meninjau proses B2B antara GoTo dan Grab. Menurutnya, Danantara juga akan mendukung hubungan bisnis kedua belah pihak, dalam konteks menciptakan keuntungan komersial (commercial return).

"Nantinya kita pasti akan support, tapi kita lihat dulu. Karena yang penting juga dari sisi commercial return harus ada. Jadi kita harus juga menjaga itu," ujarnya.

Grab.

Photo :
  • Mime Asia

Diketahui, sebelumnya Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menyebut, adanya rencana penggabungan antara PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan Grab merupakan bagian dari diskusi yang lebih luas, mengenai rancangan Peraturan Presiden (Perpres) terkait ojek daring.

Menurutnya, Danantara akan terlibat dalam proses penggabungan dua perusahaan tersebut. Prasetyo menyampaikan, rencana penggabungan kedua perusahaan itu saat ini masih dalam tahap pencarian bentuk, yang bisa berupa merger ataupun akuisisi.

Sementara di sisi lain, Direktur Legal dan Group Corporate Secretary GoTo, RA Koesoemohadiani, menyambut baik upaya Pemerintah Indonesia dalam memperkuat ekosistem digital nasional. Dia menyampaikan, hingga saat ini belum ada keputusan ataupun kesepakatan terkait hal tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara terkait penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), GoTo memastikan agenda ini tidak berkaitan dengan rencana aksi korporasi apa pun.

"Direktur Utama, Direksi, dan manajemen terus berkomitmen penuh untuk bertindak secara profesional serta mengutamakan kepentingan seluruh pemangku kepentingan," ujar Koesoemohadiani.

Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara

Ambil Alih 40 Persen Saham Whoosh dari PSBI, Suahasil CS: Sedang Difinalisasi!

Proses pengalihan saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau Whoosh, diakui oleh Suahasil CS tengah difinalisasi.

img_title
VIVA.co.id
18 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut