Kerusakan Tersebar, Pemulihan Listrik Aceh Dinilai Perlu Langkah Bertahap

Kondisi dari udara situasi bencana banjir di Aceh Tamiang, Aceh.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

Jakarta, VIVA – Pemulihan kelistrikan Aceh pascabencana banjir dan longsor, menuntut langkah bertahap dan penuh kehati-hatian karena kerusakan infrastruktur yang luas dan tersebar di banyak titik. 

img_title Yamaha Punya NMAX Tanpa Bensin, Sekali Cas Tembus 104 Km

Wakil Dekan Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala, Dr. Ir. Ramzi Adriman menjelaskan, kondisi sistem saat ini sangat sensitif sehingga setiap tahap pemulihan perlu dijalankan secara terukur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bencana ini tidak hanya merusak satu bagian sistem, tetapi banyak sekaligus. Karena itu, setiap penyalaan harus dipastikan stabil agar tidak memicu gangguan yang meluas,” kata Ramzi dalam keterangannya, Kamis, 11 Desember 2025.

img_title Bahlil Ungkap Ekspor Listrik Bisa Lanjut, Asalkan Ikuti Harga yang Ditawarkan Indonesia

Viral video momen petugas PLN dirikan Tower Emergency Listrik di Bireuen

Photo :
  • TikTok @afrizal.pby

Ramzi menyebut, kerusakan yang terjadi mencakup jaringan transmisi, gardu induk, hingga distribusi. Lokasinya pun saling berjauhan, sehingga penanganan tiap titik memerlukan pendekatan teknis yang berbeda.

img_title Kredit 5 Tahun, Lebih Untung Membeli Mobil Bensin atau Listrik?

Dalam situasi seperti ini, salah satu proses paling penting adalah sinkronisasi antarinfrastruktur ketenagalistrikan, sebagai tahap yang menyatukan pembangkit, gardu induk, dan jaringan agar kembali bekerja dalam satu sistem.

“Sinkronisasi menuntut kecermatan tinggi. Frekuensi, tegangan, dan beban harus benar-benar seirama. Jika ada yang belum siap, proses penyatuan tidak bisa dipaksakan karena risikonya langsung pada stabilitas sistem,” ujarnya.

Dia juga menilai manajemen beban atau penyalaan bergilir yang saat ini masih berlangsung, sebagai langkah pengamanan sistem dalam kondisi yang mendesak. Dengan kapasitas sementara yang belum pulih sepenuhnya, penyalaan bergilir membantu menjaga agar layanan tetap berjalan sekaligus mencegah sistem mengalami beban berlebih.

Di lapangan, tantangan bertambah dengan akses ke sejumlah wilayah yang masih terputus. Pengiriman material dan peralatan harus menyesuaikan kondisi jalan, cuaca, dan jalur alternatif yang tersedia. Situasi ini menjadikan koordinasi teknis dan logistik sebagai faktor kunci keberhasilan pemulihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pandangan akademisnya, karakter kerusakan yang tersebar dan sistem yang masih sensitif memang menuntut pendekatan bertahap. 

"Pendekatan ini menjaga stabilitas wilayah yang sudah menyala, sambil memberikan ruang untuk memulihkan titik lain sesuai kesiapan teknisnya,” ujarnya.

Kia Carens EV

Kia Carens EV Masuk Produksi Lokal, Ini Target TKDN-nya

Kia Carens EV mulai diproduksi di Cikarang dengan TKDN lebih dari 40 persen dan target 80 persen. Simak rencana produksi lokal, baterai buatan Indonesia.

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut