Pemasaran Digital Kini Jadi Motor Pertumbuhan Industri Kesehatan

Ilustrasi alat medis untuk memeriksa kesehatan. (Unsplash.com/Marcelo Leal)
Sumber :
  • vstory

Jakarta, VIVA – Perkembangan teknologi digital terus memengaruhi pola bisnis di berbagai sektor, termasuk kesehatan. Perubahan perilaku konsumen, kebutuhan akses produk kesehatan yang cepat, serta persaingan pasar mendorong pelaku usaha untuk menyesuaikan strategi pemasaran dengan pendekatan berbasis teknologi.

img_title MDP Watch, MGBKI dan PDUI Sambut Baik Putusan MA Gugurkan Puluhan Pasal Aturan Kesehatan

Dalam konteks tersebut, apotek, khususnya skala usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan jangkauan pasar hingga efisiensi promosi di era digital. Transformasi pemasaran dinilai menjadi salah satu pendekatan yang digunakan untuk menjawab tantangan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menjawab itu, GoApotik muncul sebagai salah satu platform digital kesehatan yang memanfaatkan teknologi dan strategi pemasaran digital untuk membantu apotek memperluas jangkauan konsumen, meningkatkan efisiensi pemasaran, serta mendorong pertumbuhan penjualan. 

img_title Jangan Sampai Jadi Korban Penipuan! Ini Web dan Media Sosial Resmi Pantau Informasi Bansos Digital

Platform tersebut merupakan produk digital dari PT Karsa Inti Tuju Askara (KITA), entitas anak PT Medela Potentia Tbk [MDLA]. Direktur PT KITA, Ruth Retno Dewi menyampaikan bahwa platformnya berfokus pada kemudahan akses produk kesehatan bagi masyarakat, mulai dari vitamin, obat-obatan, suplemen, hingga obat herbal. 

Hingga saat ini, layanan GoApotik disebut telah menjangkau 483 kota di Indonesia. Seiring perkembangan ekosistem digital, GoApotik mengembangkan berbagai inisiatif pemasaran dengan menyesuaikan platform dan tren digital. 

img_title Penipuan Digital Makin Marak, Ini Cara Mudah Melindungi Identitas dan Data Pribadi

Strategi ini disebut memberikan nilai tambah bagi apotek dan merek kesehatan yang bekerja sama, terutama dalam memperluas distribusi dan menjangkau konsumen di berbagai wilayah.

“Melalui digitalisasi aktivitas pemasaran, kami memfasilitasi apotek untuk memperluas jangkauan distribusi dan melakukan pengiriman produk ke seluruh Indonesia,” ujar Ruth, sebagaimana dikutip dari siaran pers, Kamis, 29 Januari 2026.

Atas strategi digital marketing tersebut, platfoe ini meraih penghargaan Indonesia Digital Marketing Champions 2025 dengan predikat Excellent dalam ajang SWA Business Digest Champion Awarding yang diselenggarakan oleh Majalah SWA dan Business Digest. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan penilaian dewan juri, GoApotik dinilai meningkatkan kinerja pemasaran dan penjualan melalui pemanfaatan teknologi serta pengembangan strategi digital yang dinilai cerdas, efektif, dan efisien. GoApotik memperoleh nilai akhir 88,9 dan berada di peringkat tertinggi di antara peserta lain.

Chairman SWA Media Group, Kemal Gani, menyampaikan bahwa strategi digital marketing yang diterapkan dinilai memberikan dampak bagi pelanggan. “Dengan dukungan teknologi, GoApotik saat ini membantu sekitar 8.000 apotek yang mayoritas apotek UMKM. Ini menunjukkan bahwa digital marketing bukan sekadar mengejar trafik atau popularitas, tetapi mampu memberikan nilai yang nyata bagi pelanggan,” kata Kemal.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut