Friderica Widyasari Dewi Jadi Ketua-Wakil Ketua OJK, Pengamat Desak Ketua Baru Tindak Tegas Emiten Bermasalah

Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang EPK Friderica Widyasari Dewi.
Sumber :
  • M Yudha P/VIVA.co.id

Jakarta, VIVA - Setelah ditinggal empat pimpinan kunci, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjuk Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua dan Wakil Ketua lembaga pengawas keuangan dan pasar modal ini. Di tengah pergantian manajemen, pengamat mengungkap sejumlah sifat yang harus dimiliki bos baru OJK untuk mengentaskan emiten bermasalah dan membenahi sektor keuangan.

img_title OJK Cabut Izin BPR Citra Bersada Abadi di Bekasi, Begini Nasib Nasabah

Pengamat ekonomi dari Center of Reform on Economics (CORE), Etika Karyani, menyarankan pengganti Ketua Dewan Komisioner OJK haruslah sosok yang berani dan bersih. Sikap ini penting dalam memperbaiki arsitektur pengawasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, sektor keuangan dalam negeri terlalu reaktif, minim transparansi, dan rentan kompromi, serta tata kelola internal juga harus diperkuat dalam rangka memulihkan kepercayaan pasar. Selain itu, Etika mengatakan ketua OJK yang baru harus tegas dan tanpa kompromi dalam rangka menjaga kepercayaan pasar serta investor baik domestik maupun global.

img_title OJK Tegaskan Perusahaan Modal Ventura Berizin Berada dalam Pengawasan

Ketegasan diperlukan untuk menindak tegas emiten bermasalah. Pucuk pimpinan lembaga pengawasan ini harus tegas dalam membuka data kepemilikan secara penuh, mengaudit ulang struktur pasar. 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Photo :
  • Istimewa

img_title Lantik Deputi Komisioner Pengaturan dan Pengawasan Bursa Mineral, Bos OJK: Kita Siapkan Sejak Awal

"Jangan lupa regulator harus berintegritas dengan tidak melindungi elite pasar," ujar Etika dikutup dari Antara pada Sabtu, 31 Januari 2026.

Pemilihan Friderica atau yang akrab disapa Kiki menegaskan komitem OJK untuk menjamin kesinambungan kepemimpinan serta memastikan kelancaran tugas pengaturan, pengawasan sektor jasa keuangan, dan pelindungan konsumen. Keputusan jabatan Pejabat Pengganti ini berlaku efektif mulai tanggal 31 Januari 2026.

Selain Friderica, OJK juga menunjuk Hasan Fawzi sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon. Saat in, Hasan menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaiman diketahui bersama, empat Anggota Dewan Komisioner OJK kompak mengundurkan diri pada Jumat, 30 Januari 2026. Gelombang pertama adalah Mahendra Siregar, Inarno Djajadi dan I.B. Aditya Jayaantara lalu disusul Mirza Adityaswara yang mengumumkan pengunduran diri pada Jumat malam. 

Pada hari sebelumnya, Kamis, 29 Januari 2025, Direktur Utama (Dirut) PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, secara tiba-tiba mengundurkan diri. Iman mengatakan, keputusannya ini sebagai bentuk tanggung jawab atas koreksi tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) imbas penangguhan pengaturan ulang (rebalancing) indeks oleh Morgan Stanley Capital Index (MSCI).

Gedung Promoter Polda Metro Jaya

Polda Metro Panggil AMPB Supriyono, OJK Hingga Kemensos Soal Rekening Rp80,9 Juta yang Bikin Geger

Polda Metro Jaya akan memanggil Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono untuk mengklarifikasi penggalangan dana yang dilakukan menjelang rencana aksi

img_title
VIVA.co.id
24 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut