Starbucks Mendadak Tutup 250 Gerai, Ada Apa?
- Reuters/Mohammad Khurseed
Pertumbuhan tersebut juga meningkat dibandingkan kuartal kedua yang mencatat kenaikan 6,2 persen. Sebagai perbandingan, pada kuartal ketiga tahun sebelumnya, Starbucks mengalami penurunan pertumbuhan penjualan gerai yang sama sebesar 2 persen.
Perubahan tersebut menjadi salah satu indikator yang diperhatikan investor dalam melihat perkembangan rencana pemulihan Starbucks. Namun, perusahaan masih menghadapi tantangan untuk memastikan jaringan gerainya dapat memberikan kinerja keuangan yang sesuai dengan target.
Penutupan 250 gerai pada pekan ini pada akhirnya menjadi bagian dari penataan jaringan Starbucks di Amerika Utara. Bersamaan dengan itu, perusahaan tetap mengalokasikan sumber daya untuk memperbarui gerai yang dinilai masih memiliki prospek bisnis.
Strategi Starbucks kini tidak hanya berfokus pada pengurangan jumlah lokasi, tetapi juga mengubah dan memperbarui gerai yang dipertahankan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menyesuaikan jaringan gerainya dengan kondisi bisnis dan pola kunjungan pelanggan.