Pasar Properti Indonesia Kian Selektif
- Freepik
“Kami melihat pasar sekunder memiliki potensi yang besar, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat akan hunian siap huni dengan harga yang kompetitif,” papar Winaldo.
Di tengah persaingan industri broker properti yang semakin ketat, Linktown mengandalkan tiga pilar utama, yakni sumber daya manusia (SDM), teknologi digital, dan promosi yang terukur.
Di sisi SDM, Linktown memiliki tim sales dan digital marketer yang bekerja secara kolaboratif, sehingga strategi pemasaran dan penjualan berjalan dalam satu ekosistem.
Sementara itu, hampir seluruh proses pemasaran dilakukan mengunakan teknologi digital. Mulai dari akuisisi leads, pengelolaan database, analitik iklan, hingga monitoring performa penjualan secara real-time.
Di sisi lain, dengan 95 persen alokasi pemasaran melalui kanal digital, setiap anggaran promosi dan iklan dapat diukur efektivitasnya. “Hal ini membuat biaya akuisisi pelanggan lebih efisien, sekaligus meningkatkan kualitas prospek yang diterima pengembang,” ujarnya.
Maka, tidak heran jika Linktown kembali mengokohkan posisinya sebagai agen properti papan atas di Tanah Air dengan menyabet penghargaan Best Digital Real Estate Agent – Indonesia dalam Indonesia Real Estate Awards 2026 by Lamudi yang digelar di The Langham Jakarta, Jumat, 25 September 2026.
“Penghargaan ini semakin memotivasi kami untuk menghadirkan layanan yang lebih efektif bagi para pengembang maupun konsumen, sekaligus membuktikan bahwa pendekatan digital yang tepat dapat menjadi solusi nyata dalam penjualan properti di tengah pasar yang menantang,” ungkap dia.