BKKBN Dan Astra Pede Angka Stunting Bisa Berkurang Berkat Program Genting
- istockphoto.com
Selain bantuan pangan, program Genting juga mencakup dukungan nonnutrisi berupa perbaikan jamban, penyediaan air bersih, perbaikan rumah layak huni, serta edukasi pencegahan stunting dan pengasuhan balita.
Isyana kemudian mengunjungi Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Sawo untuk melihat pelayanan kesehatan berbasis siklus hidup. Ia juga mendatangi dua rumah keluarga penerima manfaat program Genting.
Kunjungan dilanjutkan ke Wisata Legok Icak, salah satu destinasi wisata alam di Desa Gedepangrango. Di lokasi tersebut, rombongan melihat aktivitas produksi gula aren dan kerajinan anyaman yang menjadi bagian dari pengembangan ekonomi masyarakat.
Program pemberdayaan Astra di Desa Gedepangrango telah berjalan sejak 2021. Mulai Juni 2025, Astra memperkuat fokus pada layanan kesehatan masyarakat melalui intervensi gizi, peningkatan kapasitas kader, penguatan Posyandu ILP, serta pendampingan keluarga.
Sebanyak 55 kader kesehatan telah mengikuti asesmen 25 keterampilan dasar kader Posyandu. Seluruh peserta dinyatakan lulus dan memenuhi kompetensi tingkat Purwa, Madya, dan Utama yang diakui Kementerian Kesehatan.
Penguatan layanan kesehatan tersebut juga berdampak pada peningkatan kunjungan masyarakat ke Posyandu.
Sejak implementasi Posyandu ILP pada September 2025, jumlah kunjungan meningkat dari 706 menjadi 795 kunjungan atau naik sekitar 13 persen. Pemanfaatan layanan juga menjangkau berbagai kelompok usia, mulai dari remaja hingga dewasa dan lansia.
Astra juga mendukung pendampingan kesehatan langsung ke rumah warga. Sepanjang April hingga Juni 2026, sebanyak 55 kader telah melakukan kunjungan rutin yang menjangkau 674 keluarga atau 1.781 anggota keluarga.
Program Desa Sejahtera Astra merupakan bagian dari kontribusi sosial berkelanjutan perusahaan yang berfokus pada empat bidang, yakni kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.
Hingga kini, program tersebut telah tersebar di lebih dari 1.500 desa di 35 provinsi dan menjangkau lebih dari 3 juta penerima manfaat.