IHSG Ambles 10,76 Persen, 30 Saham Terjun Bebas hingga ARB

Ilustrasi papan IHSG.
Sumber :
  • VIVA/Muhamad Solihin

Sebelumnya, IHSG mengalami trading halt setelah indeks dibuka anjlok 8,01 persen ke level 5.393,92. Tekanan pasar terjadi di tengah pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membuka konsultasi mengenai usulan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia dari kategori Emerging Market menjadi Standalone Market.

img_title Bukan Cuma Sekuritas, Individu Terindikasi Terlibat Pasar Modal Ikut Disorot

MSCI menyatakan konsultasi akan berlangsung hingga 30 April 2027, dengan keputusan final diharapkan diumumkan sebelum 30 Juni 2027. Rencana tersebut memicu kekhawatiran pelaku pasar terhadap prospek investasi di Indonesia, termasuk potensi arus keluar dana asing jika perubahan klasifikasi benar-benar diterapkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lima Saham Justru Masuk Top Gainers

img_title IHSG Anjlok hingga Trading Halt, Istana Pantau Gejolak Pasar Imbas Isu MSCI

Di tengah kejatuhan mayoritas saham, beberapa emiten justru bergerak berlawanan arah dan masuk daftar top gainers. Lima saham tercatat menguat dengan kenaikan mulai dari 13 persen hingga sekitar 25 persen.

Berikut daftar saham yang mencatatkan kenaikan terbesar pada sesi I:

img_title Asing Jual Bersih Saham Rp2,92 Triliun saat IHSG Anjlok 10,76 Persen
  • Bank of India Indonesia (BSWD): melonjak 25 persen ke Rp5.625.
  • Asuransi Bina Dana Arta (ABDA): naik 24,93 persen ke Rp4.710.
  • Guna Timur Raya (TRUK): menguat 24,81 persen ke Rp3.220.
  • Pioneerindo Gourmet International (PTSP): naik 20,72 persen ke Rp2.010.
  • Charnic Capital (NICK): menguat 13,04 persen ke Rp3.120.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BSWD, ABDA, dan TRUK tercatat menyentuh batas auto rejection atas (ARA), yaitu batas maksimum kenaikan harga saham dalam satu hari perdagangan sesuai ketentuan BEI.

Pergerakan yang berlawanan antara saham-saham tersebut dan mayoritas pasar menunjukkan bahwa tekanan IHSG pada sesi I tidak membuat seluruh saham bergerak seragam. Namun, secara keseluruhan, jumlah saham yang melemah jauh lebih besar dibandingkan saham yang menguat.

Pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia.

IHSG Dibuka Menghijau, Naik 0,61 Persen ke Level 5.310 Pagi Ini

IHSG dibuka naik 0,61 persen ke level 5.310 pada Rabu pagi hari ini, 21 Oktober 2026, melanjutkan penguatan setelah melonjak 5,65 persen pada perdagangan sebelumnya.

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut