Pantaskah Kylian Mbappe Disebut GOAT Piala Dunia?
- REUTERS/Jeenah Moon
Dengan usia yang masih 27 tahun, Mbappe diyakini masih punya kesempatan tampil di beberapa edisi Piala Dunia berikutnya.
Kenapa Mbappe Belum Bisa Disebut GOAT?
Meski memiliki sederet pencapaian fantastis, status GOAT Piala Dunia belum sepenuhnya menjadi milik Mbappe.
Rasio golnya di Piala Dunia yang mencapai 0,93 gol per laga masih kalah dibandingkan Gerd Muller (1,08), Eusebio (1,50), Just Fontaine (2,17), hingga Sandor Kocsis yang mencetak 11 gol hanya dari lima pertandingan pada 1954.
Dari sisi kolektivitas, Mbappe juga masih tertinggal dari Pele yang berhasil mempersembahkan tiga gelar juara dunia untuk Brasil. Bahkan Lionel Messi memiliki kontribusi assist lebih banyak dengan delapan assist, termasuk enam di fase gugur.
Selain itu, performa magis Diego Maradona di Piala Dunia 1986 juga masih dianggap sebagai salah satu penampilan individu terbaik sepanjang sejarah. Saat itu, Maradona mencetak lima gol dan lima assist serta berkontribusi langsung terhadap lebih dari 70 persen gol Argentina menuju gelar juara.
Perdebatan soal GOAT memang tak akan pernah selesai. Namun, jika Mbappe terus tampil ganas di Piala Dunia 2026, bukan tidak mungkin namanya bakal semakin sulit disangkal dalam daftar pemain terbaik sepanjang sejarah turnamen empat tahunan tersebut.