Final Copa America 2021, Undang Penonton saat COVID-19 Melanda

Trofi Copa America 2021
Sumber :
  • instagram.com/copaamerica

VIVA – Copa America 2021 kembali menuai kontroversi. Kali ini menyusul keputusan Pemerintah Rio de Janeiro mengizinkan adanya tamu undangan pada final antara Timnas Brasil melawan Argentina.

Pertandingan ini akan diselenggarakan di Stadion Maracana pada Minggu pagi WIB 11 Juli 2021. Proyeksinya, tribun boleh diisi sekira 10 persen dari kapasitas.

Itu artinya bisa ada 6.500 penonton yang ada di Stadion Maracana. Jumlah yang begitu besar di tengah pandemi COVID-19 di Brasil yang sedang tinggi-tingginya.

Padahal sebelum kejuaraan ini dimulai, Brasil yang mengambil alih menjadi tuan rumah dari Argentina mendapat banyak kritik dan protes. Masyarakat tidak menerima keputusan tersebut.

Tapi kemudian ajang bergengsi Amerika Selatan ini tetap dijalankan. CONMEBOL sebagai penyelenggara berjanji akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Sayangnya, seiring waktu berjalan, Reuters mencatat ada sekira 140 orang yang terlibat pada Copa America dinyatakan positif COVID-19. Dan kini CONMEBOL mau undangan mereka hadir di babak final.

Di awal 2021, CONMEBOL melakukan hal serupa di final Copa Libertadores. Lokasinya juga di Stadion Maracana. Hasilnya, denda diberikan oleh pemerintah setempat.

Karena ketika itu banyak penonton yang tidak menjaga jarak duduk. Itu berarti melanggar protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah Rio de Janeiro.

Keuskupan Agung Jakarta Sebut Paus Fransiskus Akan Kunjungi Indonesia September 2024

Tapi untuk kali ini, pemerintah menegaskan penonton tidak lagi ditempatkan dalam sisi tertentu. Mereka akan disebar di seluruh tribun Stadion Maracana sehingga bisa menghindari penumpukan.

Namun itu tak lantas membuat kritik redam. Kantor Walikota Rio de Janeiro jadi sasaran kritik masyarakat. Karena dianggap tidak memberi contoh baik.

Menkes: Implementasi Nyamuk Ber-Wolbachia untuk Tanggulangi Dengue Mulai Bergulir
Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Rahmat Bagja

Pilkada 2024 Berbeda dan Lebih Kompleks dibanding Pilkada Serentak Sebelumnya, Menurut Bawaslu

Ketua Bawaslu RI mengatakan bahwa Pilkada Serentak 2024 berbeda dan jauh lebih kompleks dibandingkan dengan penyelenggaraan pilkada serentak sebelumnya.

img_title
VIVA.co.id
22 April 2024