Jelang Piala Eropa, Prancis Perpanjang Status Siaga Keamanan

Trofi Piala Eropa dan presiden Euro 2016, Jacques Lambert
Sumber :
  • REUTERS/Benoit Tessier

VIVA.co.id – Tuan rumah penyelenggaraan Piala Eropa 2016, Prancis, kini tengah berencana untuk memperpanjang keadaan darurat di negara tersebut. Wacana tersebut diambil setelah mempertimbangkan berbagai langkah dalam menjamin keamanan berlangsungnya turnamen sepakbola terakbar di benua biru tersebut.

Pogba Dinilai Masih Kelelahan Usai Piala Eropa

Piala Eropa yang akan dimulai pada 10 Juni 2016 itu memang kini terus dihantui dengan ancaman keamanan. Hal itu setelah terjadinya serangan yang diketahui dari kelompok ISIS pada November 2015 di kota Paris.

Menanggapi hal tersebut, Perdana Menteri Prancis, Manuel Valls pun memberikan penjelasannya.

Lawan Prancis, Belanda Tanpa Gelandang Veterannya

"Dihadapkan dengan pergelaran besar ini, yang harus berlangsung dalam kondisi keamanan dan pada saat yang sama juga hadirnya banyak pengunjung, kita harus memastikan keamanan dengan maksimal," kata Valls kepada radio France Info.

"Keadaan darurat tidak bisa permanen, tetapi pada kesempatan ini adalah peristiwa besar. Kami telah memutuskan untuk memperpanjang," tuturnya.

Deschamps Sesumbar Jelang Duel Prancis Vs Belanda

Saat keadaan darurat, Prancis akan memberikan kekuatan ekstra dari kepolisian dan pasukan keamanan yang berlangsung hingga 26 Mei. Turnamen Piala Eropa 2016 akan diselenggarakan selama sebulan penuh.

 Pelatih Belanda, Danny Blind

Pelatih Belanda Ingin Manfaatkan Kelemahan Prancis

Belanda akan menghadapi Prancis di Amsterdam Arena.

img_title
VIVA.co.id
10 Oktober 2016