Ini Pernyataan FIFA Usai Bertemu Jokowi

Wakil FIFA dan AFC bertemu Presiden Indonesia, Joko Widodo
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

VIVA.co.id - Delegasi FIFA dan AFC yang bertemu langsung Presiden Joko Widodo, Senin, 2 November 2015, telah menghasilkan beberapa poin kesimpulan. Selain bertemu Presiden Joko Widodo, para utusan ini juga berdialog langsung dengan Menpora Imam Nahrawi di Istana Negara, Jakarta.

Standar Ganda FIFA, Kapten Timnas Rusia: Mereka Lupa

Dalam pertemuan, baik FIFA maupun AFC sepakat bahwa ke depannya sepakbola Indonesia membutuhkan sebuah perubahan. Hal itu pula yang akan menjadi acuan dasar dalam membenahi segala aspek yang menentukan perkembangan sepakbola di masa depan.

"Jelas, secara umum FIFA, AFC, PSSI, dan Pemerintah memandang Indonesia merupakan negara yang berpotensi tinggi dalam sepakbola dan untuk itu, reformasi dibutuhkan untuk memaksimalkan potensi mereka," sebut FIFA dalam pernyataan yang dimuat pada laman resmi mereka.

Timnas Rusia Dihapus dari Game FIFA, Netizen: Israel Juga Dong!

"Presiden Republik Indonesia memahami bagaimanapun reformasi harus terjadi di bawah naungan Statuta FIFA, dan Pemerintah sebagai salah satu pemangku kepentingan menyambut baik reformasi itu," papar FIFA.

Delegasi FIFA dan AFC yang diwakili oleh Kohzo Tashima (anggota Komite Eksekutif FIFA), HRH Pangeran Abdullah (anggota Komite Eksekutif FIFA), Mariano Araneta (anggota Komite Eksekutif AFC), James Johnson (AFC), Sanjeevan (AFC), dan John Windsor (AFC) juga menyambut positif agenda pertemuan tersebut.

Legenda Mesir Ngamuk Lihat Standar Ganda FIFA: Harusnya Israel Dihukum

"Presiden Republik Indonesia menyatakan perhatian soal sepakbola Indonesia dan menegaskan kembali komitmennya untuk pengembangan permainan. Delegasi ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, termasuk Presiden Republik Indonesia atas pertemuan yang produktif," ungkap FIFA.

FIFA kembali dijadwalkan untuk kembali melakukan pertemuan dengan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), PT Liga Indonesia, serta pertemuan terakhir dengan PSSI, pada Selasa, 3 November 2015. (one)

Logo di markas FIFA

Chelsea Disanksi Pemerintah Inggris, ke Mana FIFA?

Penjualan Chelsea oleh Roman Abramovich tidak bisa terealisasi, karena pemerintah Inggris akan memblokir seluruh transaksi. Nah, ke mana FIFA di saat seperti ini?

img_title
VIVA.co.id
10 Maret 2022