Jose Mourinho Mulai Frustrasi
- REUTERS/Andrew Yates
VIVA – Manchester United tinggal memiliki satu harapan gelar juara, yakni Piala FA. Skuat asuhan Jose Mourinho sudah melangkah hingga ke semifinal, dan akan berhadapan dengan Tottenham Hotspur.
Akan tetapi, melihat keadaan seperti saat ini, MU bisa saja kembali gagal. Mengingat Setan Merah masih kerap tampil inkonsisten di berbagai ajang.
Sebagai contoh, usai menang 2-1 melawan Liverpool di Premier League, MU justru tersingkir dari Liga Champions beberapa hari berikutnya. Bermain di Old Trafford, mereka kalah 1-2 dari Sevilla.
Kritik mengarah deras kepada Mourinho dan anak asuhnya. Bukan tanpa alasan, karena pria berjuluk The Special One dimodali uang banyak untuk membentuk tim musim ini.
"Mourinho bukan manajer yang seperti harapan kami. Kami cemas. Mungkin kami tidak akan memenangi liga dalam tiga atau empat tahun," kata salah satu petinggi senior MU, seperti dikutip Daily Mail.
Bukan saja Mourinho tak mampu membuat anak asuhnya konsisten bermain apik. Para petinggi MU melihat ada keburukannya yang amat mengganggu.
Mourinho kerap terlibat dalam hal tidak penting di luar urusan sepakbola. Contohnya seperti terlibat adu mulut dengan manajer tim lain atau melontarkan kritik pedas kepada wasit.
Selanjutnya...
Damprat Pemain Sendiri
Mourinho selama ini terkenal sebagai manajer yang tak pernah takut disalahkan. Dia selalu melindungi anak asuhnya dari kritik yang dilontarkan publik.
Akan tetapi, di musim ini dia bersikap terbalik. Sejumlah pemain dikabarkan menjadi sasaran kekesalan pria asal Portugal tersebut, dan diancam bakal dijual.
Dikutip dari Express, ada tujuh pemain yang bakal didepak Mourinho dari skuat MU, yakni Juan Mata, Marouane Fellaini, Ander Herrera, Chris Smalling, Phil Jones, Daley Blind dan Matteo Darmian.
Mereka semua dianggap Mourinho tidak memberi kontribusi lebih bagi tim. Tak cuma itu, Luke Shaw yang selama ini digadang-gadang sebagai pemain masa depan MU juga bersitegang dengannya.
Kejadian bermula dari kemarahan Mourinho kepada Shaw di laga melawan Brighton Hove & Albion dalam perempat final Piala FA. Saking kesalnya, dia menarik keluar bek berusia 22 tahun itu di awal babak kedua.