Alasan Allegri Ngamuk-ngamuk hingga Diusir Wasit di Final Coppa Italia

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri.
Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri.
Sumber :
  • AP Photo/Antonio Calanni

VIVA – Inter Milan memastikan diri menjuarai Coppa Italia 2021/22. La Beneamata menaklukkan Juventus 4-2 dalam laga final bertajuk Derby d Italia di Stadio Olimpico, Roma, Kamis dini hari WIB, 12 Mei 2022.

Kekalahan untuk Juventus semakin menyakitkan karena mereka juga harus kehilangan pelatihnya yakni Massimiliano Allegri karena kartu merah. Pada menit 104, Allegri yang beradu argumen dengan asisten pelatih Inter Milan, Massimiliano Farris mendapat kartu merah oleh wasit.

Allegri yang masih marah-marah usai wasit memberinya kartu merah coba ditenangkan oleh Federico Bernardeschi yang juga mengantarkan Allegri meninggalkan stadion. Sebelumnya, Allegri juga sudah mendapatkan kartu kuning di menit ke-83 usai melakukan protes karena wasit memberikan hadiah penalti untuk Inter Milan.

Pertandingan Inter melawan Juventus selesai lewat perpanjangan waktu usai kedua tim bermain imbang 2-2 di waktu normal. Inter bisa membuat gol melalui Nicolo Barella (6), Hakan Calhanoglu (80), dan brace Ivan Perisic (99 dan 102). Juventus bisa membalas lewat Alex Sandro (50) serta Dusan Vlahovic (52).

Usai kekalahan itu, Allegri mengungkapkan alasan kenapa ia murka. Ia mengaku ditendang asisten pelatih Inter Milan.

“Seseorang dari Inter (asisten pelatih Simone Inzaghi, Massimiliano Farris) berjalan melewati dan menendang saya. Saya marah dan benar wasit mengusir saya,” ujar Allegri dikutip dari Sport Mediaset.

Meski demikian, ia tetap memberi selamat untuk Inter yang sudah menjuarai Coppa Italia. Kegagalan Juventus meraih trofi musim ini jadi ujian kesabaran.

“Mencari tahu apa yang terjadi tidak mengubah apa pun. Kami hanya perlu memberi selamat kepada Inter karena menang. Kami tidak memenangkan satu trofi pun musim ini, kami harus menahan amarah itu untuk musim depan, ketika kami harus kembali menang," ucapnya.

Ini menjadi gealr kedelapan Inter di Coppa Italia. Atau menjadi yang pertama setelah 2011 silam.