Juventus Belum Menyerah

VIVAnews - Setelah pekan lalu Internazionale Milan terjegal, kini giliran pesaing terdekatnya Juventus yang terjegal. Tapi, sang allenatore Claudio Ranieri enggan menyerah.

Ranieri masih yakin La Vecchia Signora masih berpeluang untuk menjadi pesaing Nerazzurri di perebutan gelar scudetto musim ini. Juventus kini mengoleksi 43 poin, tertinggal enam poin dari tim besutan Jose Mourinho.

"Saya tahu ini akan menjadi sebuah pertandingan berat buat kami. Tapi, kami tidak akan menyerah. Udinese memang telah lama tidak merasakan kemenangan dalam beberapa pertandingan dan mereka bermain sempurna," ujar Ranieri kepada Skysport, Kamis, 29 Januari 2009.

Sebenarnya, Ranieri juga mengakui permaianan tim besutannya kurang maksimal. Amauri Carvalho dan Alessandro Giovinco dianggap tak mampu membahayakan gawang Udinese.

Di giornata 21 ini, Juve memang gagal melewati hadangan tuan rumah Udinese. Bianconeri harus pulang ke Turin dengan tangan kosong setelah ditekuk klub kota Udine 2-1.

Stadion Friuli menjadi mimpi buruk bagi Juve. Gola Fabio Quagliarella dan Antonio Di Natael seakan menjadi sayatan bagi harapan Juve mendekati gelar scudetto. Juve sendiri hanya mampu mencetak gol lewat titik putih oleh Vincenzo Iaquinta.

Marino Bahagia

Jika Ranieri harus memutar otak guna mengembalikan kepercayaan diri skuad Juve, Pasquale Marino justru sebaliknya. Pelatih Udinese ini tak lagi perlu banyak bicara guna mendongkrak semangat Quagliarella cs.

"Mengalahkan sebuah tim besar, yang Anda butuhkan tentu bermain sempurna dan itu telah kami lakukan," ujar Marino.

Mengalahkan tim sekelas Juventus memang menjadi kebahagian tersendiri. Terlebih, dengan tambahan tiga poin ini, Udinese berhasil menjauhi zona merah di klasemen Serie A. Tambahan tiga poin ini membuat The Zebrette kini berada di posisi 12 dengan total poin 26.