Resmi, Cristiano Ronaldo Divonis 2 Tahun Penjara

Pemain baru Juventus, Cristiano Ronaldo.
Sumber :
  • REUTERS/Massimo Pinca

VIVA – Penyerang anyar Juventus, Cristiano Ronaldo, resmi divonis hukuman penjara dua tahun. Ronaldo dihukum oleh otoritas Spanyol karena dituduh menggelapkan pajak.

img_title Awal Mula Permasalahan Mbappe dengan Mao Zedong, Real Madrid sampai Presiden LaLiga Ikut Minta Maaf ke Cina

Kapten tim nasional Portugal itu mengaku bersalah atas empat tuduhan kasus penggelapan pajak yang dilakukan pada 2011 dan 2014. Saat Ronaldo masih membela Real Madrid, ia menggelapkan pajak senilai 14,7 juta euro.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir EFE, Ronaldo bukan hanya mendapat hukuman penjara. Dia juga harus membayar denda senilai 19 juta euro atau sekitar Rp320 miliar.

img_title Bukan Lionel Messi, Cristiano Ronaldo Jadi Raja Ballon d'Or Sepanjang Masa Versi Voting Fans

Tuduhan tersebut, awalnya ditolak Ronaldo dan perusahaan manajemennya, Gestifute. Tapi, Ronaldo kerap kali menjawab pertanyaan dengan gugup ketika ditanya tentang masalah itu.

Karena ini merupakan pelanggaran pertama Ronaldo di Spanyol, jadi tak membuatnya wajib dipenjara. Hanya saja, berdasarkan hukum di Spanyol, jika Ronaldo kembali membuat masalah selama masa hukuman itu, maka ancaman penjara sangat terbuka untuknya.

img_title Bikin Bangga Indonesia, Emil Audero Saingi Kiper Real Madrid dalam Perebutan Penghargaan Terbaik Liga Spanyol

Selepas berita ini muncul di Spanyol, Ronaldo langsung membantah tuduhan tersebut dan merasa melakukan hal yang benar. "Saya rasa telah melakukan hal yang benar dan akan terus melakukannya," kata Ronaldo, seperti dikutip Goal. (one)

Kapten Al Nassr, Cristiano Ronaldo

Cetak Hattrick Saat Al-Nassr Bekuk Al-Kholood, Cristiano Ronaldo Dekati Rekor 1.000 Gol

Bintang Portugal, Cristiano Ronaldo mencetak hattrick untuk Al-Nassr saat mengalahkan Al-Kholood 5-3 di Liga Pro Saudi, membuat koleksi golnya kini mencapai 985 gol.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut