Resmi Diakuisisi Microsoft, Petinggi LinkedIn Curhat

Eksekutif Microsoft dan LinkedIn
Sumber :
  • Twitter

VIVA.co.id – LinkedIn mengumumkan bahwa proses akuisi yang dilakukan Microsoft dengan LinkedIn telah rampung. Hal itu disampaikan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) LinkedIn, Jeff Weiner.

Meski Sederhana, Games Solitaire Mampu Bertahan Sampai 30 Tahun

Sudah beresnya ‘pencaplokan’ Microsoft terhadap LinkedIn, Weiner lalu memberi pernyataan pada seluruh anggota timnya. “Saya menerbitkan pesan ini di LinkedIn, agar pihak-pihak yang tertarik dapat mengerti lebih lanjut tentang arah fokus perusahaan setelah terjadi integrasi ini,” ujar Weiner dalam pernyataannya yang disampaikan di laman resmi LinkedIn, Jumat, 9 Desember 2016.

Melalui pernyataannya itu, Weiner menuturkan, proses akuisisi ini bermula pada enam bulan lalu. Weiner dan CEO Microsoft Satya Nadella yang berbagi informasi seputar latar belakang akuisisi dan visi bersama untuk mengubah cara dunia.

5 Perusahaan Besar Ini Bakal WFH Hingga Akhir Tahun

“Hari ini, dengan senang hati saya mengumumkan bahwa kesepakatan akusisi baru saja rampung. Dengan bergabungnya kekuatan kami dan Microsoft, saya semakin percaya diri bahwa kita dapat mempercepat perwujudan misi dari LinkedIn untuk menghubungkan dunia profesional, membuat mereka menjadi lebih produktif dan sukses, yang pada akhirnya membantu untuk menciptakan kesempatan ekonomi bagi setiap anggota di industri tenaga kerja dunia,” tuturnya.

Lebih lanjut, Weiner mengungkapkan selama beberapa bulan terakhir, tim kepemimpinan LinkedIn dan Microsoft telah bertemu untuk memahami dan memprioritaskan peluang di masa depan. Weiner menambahkan, pihaknya melihat secara langsung besarnya skala inovasi yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut -- mulai dari kecerdasan buatan, machine learning, teknologi cloud, perangkat, dan masih banyak lagi.

Tertinggal dari Aplikasi Zoom, Microsoft Langsung Lari Cepat

“Kami juga memiliki kesempatan untuk membangun hubungan yang lebih dalam dengan Satya dan tim kepemimpinan Microsoft, dan untuk menyaksikan pergeseran strategi dan budaya yang mereka dorong demi pertumbuhan bisnis, serta melihat hasil yang menakjubkan atas pergerakan mereka tersebut,” ujarnya memaparkan.

Seiring dengan pergerakan ini, kegiatan operasional Linkedln tidak akan banyak berubah. Weiner mengatakan, mereka masih memiliki visi dan misi yang sama, budaya serta nilai-nilai yang masih sama, brand yang sama, dan tim serta struktur kepemimpinan yang sama. Ia menegaskan, anggota LinkedIn tetap menjadi prioritas utama perusahaan. "Komitmen kita pada privasi dan keamanan tidak akan berubah. Dan mitranya masih tetap menjadi inti dari bisnisnya. Perusahaanya masih tetap fokus untuk mengembangkan Linkedin dan terus menciptakan nilai serta manfaat bagi para anggota serta pelanggannya," ujarnya.

“Selama beberapa bulan ke depan, kita akan mulai berbagi lebih lanjut tentang bagaimana kita mulai mengintegrasikan produk, terutama di daerah di mana kita dapat memanfaatkan besarnya skala dari Microsoft, seperti Identitas LinkedIn dan jaringan di Microsoft Outlook dan Office suite,” ucapnya.

Ia mengatakan, LinkedIn tidak akan mencapai seperti saat ini tanpa kerja keras serta dari rekan-rekan tim, terutama sejak diumumkannya kesepakatan di bulan Juni tersebut. “Kita baru saja memulai, dan saya sangat bersemangat untuk menyongsong masa depan yang baru dan babak perjalanan kita berikutnya,” ujarnya menutup pernyataan.

(mus)

Microsoft.

Microsoft Tutup Permanen Toko Ritelnya, Ada Apa?

Microsoft akan konsentrasi beralih ke toko online Microsoft.com.

img_title
VIVA.co.id
28 Juni 2020