Berkebun Bisa Cegah Malaria
- www.facebook.com/JktBerkebun
Sebuah desa, yang mana mereka telah memindahkan bunga, mulai menampakkan hasil. Mereka menghitung jumlah nyamuk yang dikumpulkan di perangkap tadi. Tercatat, jumlah total nyamuk di desa ini menurun hampir 60 persen setelah pemindahan bunga.
Yang mengejutkan adalah adanya fakta bahwa jumlah nyamuk betina tua menurun ke tingkat yang sama dan ini tercatat di tiga desa yang tak memiliki semak-semak. Meski tidak memiliki bukti langsung, para periset yakin nyamuk-nyamuk mati karena kelaparan. Mereka kemudian melaporkan temuan mereka di jurnal Malaria Research.
Ahli malaria dari London School of Hygiene and Tropical Medicine, Profesor Jo Lines mengatakan, pendekatan baru ini memiliki potensi luar biasa, di samping strategi pencegahan malaria lainnya.
"Tampaknya, penelitian ini membuktikan bahwa mengubah bentang alam, tidak menggunakan insektisida, atau obat-obatan terlarang, kita bisa membuat perubahan," paparnya.Â
Tetapi, menurutnya, hal ini tidak mungkin berjalan dengan baik di daerah tropis yang rimbun, yang mana tanaman madu bunga jumlahnya berlimpah. (asp)