Ahli UI Temukan Rumus Baru Pendeteksi Migrain
Rabu, 10 Januari 2018 - 11:45 WIB
Sumber :
- Dokumen Universitas Indonesia
Dengan menggunakan IVM, hasil diagnosis bisa mencapai 94,23 persen, sedangkan jika digabung dengan IHS, hasil diagnosis menjadi 98,08 persen. Salim berharap, IVM dapat meningkatkan hasil diagnosis pasien migrain. Sebab, tanpa itu potensi efektivitas pengobatan pun menurun.
Pemeriksaan IVM sangat bermanfaat untuk menjaring orang dengan benar, agar mendapatkan pengobatan yang tepat, karena semakin lama migrain tidak tertangani, semakin berat dan semakin sulit penanganan selanjutnya. Dengan hasil inovasi baru yang didapatkan ini, diharapkan UI memberikan sumbangsih bagi masyarakat, khususnya dunia kesehatan Indonesia. (art)
Sering Dianggap Sakit Kepala Biasa, Migrain Kronis Ternyata Bisa Ganggu Produktivitas
Sering kali dianggap hanya sebagai sakit kepala biasa, migrain sebenarnya merupakan gangguan neurologis yang dapat memberikan dampak besar terhadap kehidupan seseorang.
VIVA.co.id
29 Juli 2026