Kenali dan Waspadai Kejahatan Digital yang Sering Terjadi

Ilustrasi kejahatan digital
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Dalam era digital yang semakin maju, kejahatan juga semakin berkembang, termasuk di dunia maya. Kejahatan digital dapat merugikan individu, perusahaan, dan bahkan negara secara luas. Oleh karena itu, penting untuk mengenali dan waspada terhadap berbagai bentuk kejahatan digital yang mungkin mengancam keamanan online.

Pemerintah Kantongi Rp 24,12 Triliun dari Pajak Fintech hingga Transaksi Kripto

Kejahatan Digital

Ilustrasi malware menyerang Android.

Photo :
  • Dok. Kaspersky
Tingkatkan Efektivitas Penggunaan Biaya Operasional, BPJS Ketenagakerjaan Terima Penghargaan Grab

1. Phishing

Phishing adalah salah satu bentuk kejahatan digital yang paling umum. Ini melibatkan upaya untuk memperoleh informasi sensitif, seperti kata sandi, nomor kartu kredit, atau informasi pribadi lainnya dengan menyamar sebagai entitas tepercaya. Pelaku sering menggunakan email, pesan teks, atau situs web palsu untuk melakukan serangan phishing. Penting untuk selalu waspada terhadap permintaan informasi pribadi yang tidak biasa dan memverifikasi keaslian sumbernya sebelum memberikan informasi sensitif.

Mobil BMW Sekarang Punya Teknologi Canggih, Apa Saja Keunggulannya?

2. Malware

Malware, singkatan dari malicious software, adalah perangkat lunak yang dirancang untuk merusak atau mengganggu operasi sistem komputer, perangkat lunak, atau perangkat keras. Malware dapat berupa virus, worm, trojan, ransomware, dan berbagai bentuk lainnya. Untuk melindungi diri dari malware, penting untuk menginstal dan memperbarui perangkat lunak antivirus dan antispyware, serta berhati-hati saat mengunduh atau mengklik tautan dari sumber yang tidak dikenal.

3. Identitas Palsu (Identity Theft)

Identitas palsu adalah praktik mencuri identitas pribadi seseorang untuk tujuan penipuan atau kegiatan kriminal lainnya. Pelaku bisa menggunakan informasi pribadi yang diperoleh secara ilegal, seperti nama, tanggal lahir, nomor KTP, atau nomor kartu kredit, untuk membuka rekening palsu, mengajukan pinjaman, atau melakukan transaksi finansial lainnya atas nama korban. Untuk mencegah identitas palsu, selalu lindungi informasi pribadi Anda dengan baik dan hindari membagikannya secara tidak perlu.

4. Cyberbullying

Cyberbullying adalah tindakan menyalahgunakan teknologi digital, seperti media sosial, pesan teks, atau email, untuk menyebarkan pesan atau konten yang merugikan, mengancam, atau merendahkan seseorang secara online. Ini dapat berdampak serius pada kesehatan mental dan kesejahteraan emosional korban. Untuk melindungi diri dari cyberbullying, penting untuk mengatur privasi akun media sosial Anda, memblokir atau melaporkan pelaku kepada penyedia platform, dan berbicara dengan orang dewasa atau profesional jika Anda menjadi korban.

5. Penipuan Online

Penipuan online melibatkan upaya untuk menipu orang untuk memberikan uang atau informasi pribadi dengan janji palsu atau penawaran yang menarik. Ini bisa berupa penawaran investasi palsu, hadiah atau penghargaan yang tidak sah, atau penjualan barang palsu atau tidak ada. Untuk menghindari penipuan online, selalu periksa keaslian penawaran atau promosi yang Anda terima, hindari menanggapi tawaran yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, dan berhati-hati saat bertransaksi secara online.

Tips terhindar dari Kejahatan Digital

Malware.

Photo :
  • Pixabay

Dikutip dari OJK, berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan untuk menghindari kejahatan digital.

1. Jangan pernah memberikan data atau informasi pribadi dari akun keuangan seperti PIN, OTP, CVV/CVC dan password keuangan kepada pihak manapun.
2. Gunakan password dan PIN yang tidak mudah ditebak dan jangan gunakan inisial, tanggal lahir, nomor telepon atau kombinasinya.
3. Tidak mengklik link sembarang apalagi dari pihak yang tidak dikenal.
4. Gantilah password dan PIN akun keuangan secara berkala.

Dalam menghadapi ancaman kejahatan digital, pendidikan dan kesadaran adalah kunci. Penting untuk terus memperbarui pengetahuan tentang praktik keamanan online yang aman dan mengajarkannya kepada orang lain. Dengan mengenali dan waspada terhadap berbagai bentuk kejahatan digital, kita dapat melindungi diri sendiri dan orang lain dari risiko dan kerugian yang diakibatkannya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya