Twitter Dicibir Contek Instagram

Ilustrasi Twitter.
Sumber :
  • REUTERS/Kacper Pempel
VIVA.co.id
- Ikon untuk mem-favorit-kan postingan di Twitter, yang identik berbentuk bintang, kini berubah dengan bentuk hati. Bukannya disukai, para pengguna malah mencibir inovasi media sosial berlogo burung tersebut.


Dilansir
Reuters
, Rabu, 4 November 2015, pengguna setia Twitter mendesak perusahaan berlogo burung itu untuk mengembalikan ikon favorit, balik ke bentuk bintang. Bahkan mereka menggemakan desakan tersebut dengan hashtag #WeWantFavButtonBack.


"Perubahan @Twitter Favourite dari bintang ke hati menjadi produk yang paling buruk dalam sejarah internet," tulis seorang pengguna Twitter, Jason, dalam akunnya.


"Anda mem-Facebook-an Twitter saya," ujar pengguna lainnya bernama Scott T. Smith.


Ikon Favourite fungsinya hampir sama dengan like di Facebook. Namun penggunaan logo hati dianggap terkesan mencontek Instagram. Sejak kemunculan Instagram pada 2012, platform berbagi foto itu telah memperkenalkan tombol hati bagi penggunanya, sebagai tanda menyukai postingan pengguna lain.


Sejak Twitter beralih kepemimpinan, dari Dick Castolo ke Jack Dorsey pertengahan tahun ini, setidaknya ada dua langkah baru terkait fitur di situs mikroblogging itu. Sebelumnya, Buy Now telah diperkenalkan bagi pengguna Twitter yang ingin melakukan transaksi melalui platformnya.


Kemudian, saat ini perubahan ikon Favourite dilakukan Twitter. Pihak perusahaan menilai, transformasi tombol favourite itu untuk dapat menarik pengguna baru. Disampaikan Twitter, tombol berbentuk hati sebagai simbol universal dan lebih ekspresif.
Twitter Ciptakan Safety Center untuk Pengguna Indonesia


Bos Twitter Bagi Gratis Sepertiga Sahamnya ke Karyawan
James Cakmak, seorang analis dari Monness, Crespi, Hardt & Co, mengatakan perubahan tombol Favourite itu menjadi cara Twitter untuk membuat platformnya lebih menarik. Ia menilai bahwa transformasi itu tidak akan berdampak apapun terhadap Twitter.

Twitter Hadirkan Fitur Jajak Pendapat
Twitter Yulianus Paonganan atau Ongen

Kasusnya Masuk Persidangan, 5 Profesor Siap Bela Ongen

Kejagung sudah merampungkan berkas dari polisi dengan status P21.

img_title
VIVA.co.id
9 Maret 2016