Mengenal Masyarakat Antihoax

Informasi tidak benar atau hoax
Informasi tidak benar atau hoax
Sumber :
  • Divisi Humas Mabes Polri

VIVA.co.id – Beberapa hari lalu sejumlah pegiat dunia maya dan media sosial bertemu dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Dalam pertemuan semua sepakat untuk mengedukasi netizen Indonesia untuk teliti dan cerdas memilih informasi yang beredar di dunia maya.

Pertemuan itu mengusulkan perlu ada langkah edukasi netizen, lantaran akhir-akhir ini muncul informasi bohong atau hoax yang berseliweran di internet.

Salah satu pegiat media sosial yang turut hadir dalam pertemuan itu, Enda Nasution, mengatakan hasil dari pertemuan tersebut yakni inisiatif untuk membentuk gerakan untuk meluruskan hoax.

"Masyarakat antihoax itu inisiatif teman-teman. Kapolri juga cerita jadi korban hoax. Kapolri mendukung inisiasi Masyatakat Antihoax," ujar Enda kepada VIVA.co.id, Jumat, 25 November 2016.

Enda mengatakan, sebelum membentuk Masyarakat Antihoax, sebenarnya sudah ada komunitas yang fokus dengan soal hoax. Kebetulan momentumnya beriringan dengan perhatian Polri atas berita hoax. Forum antihoax berkumpul dalam satu payung bernama Masyarakat Antihoax.

"Anggotanya itu ribuan, loh," ucapnya.

Pria yang dikenal sebagai bapak blogger Indonesia itu menjelaskan, salah satu gerakan Masyarakat Antihoax yaitu memunculkan dan menyosialisasikan forum yang meluruskan hoax. Dia menyebutkan, salah satunya adalah grup Facebook bernama Forum Anti Fitnah Hasut & Hoax (FAFHH).