Advan Akan Produksi Ponsel Seharga Rp800 Ribuan

General Manager Department Sales Advan, Ellen Angerani.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Lazuardhi Utama Rifki

VIVA – Vendor ponsel pintar lokal, Advan, berencana mengeluarkan delapan produk pada tahun ini, di mana setiap kuartal akan merilis dua perangkat sekaligus.

img_title BEI Depak 18 Emiten dari Pasar Modal RI, Mayoritas Imbas Suspensi Berkepanjangan

“Di mulai pada bulan Maret akan keluar dua produk. Komposisinya apakah di kuartal pertama atau dua itu melihat kondisi pasar. Kalau enggak ada perubahan, ya, Maret,” kata Public Relation Manager Advan, Mohamad Ilham Pratama di Jakarta, Jumat, 8 Februari 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga memastikan keadaan perusahaannya baik-baik saja. Hal ini menyusul ada kabar mengenai PT Advan Teknologi Solusi yang mengajukan pailit.

img_title Emiten Tekstil Ini Dinyatakan Bangkrut, Seluruh Aset Diserahkan ke Kurator

“Enggak ada (pailit). Tahun 2017 kita dapat penghargaan dari kantor pajak di Semarang. Kita wajib pajak dengan setoran tinggi se-Semarang,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, General Manager Sales Advan, Ellen Angerani Gunawan, menargetkan kenaikan penjualan 20 persen tahun ini dari tahun sebelumnya.

img_title Del Monte Bangkrut hingga Terlilit Utang Rp16 Triliun, Ini Biang Keroknya

Ia mengaku bila Advan juga akan berfokus produksi ponsel dengan harga Rp800 ribu hingga Rp1,5 juta. “Di atas Rp 1,5 juta hanya akan rilis satu tipe saja,” kata Ellen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan Advan juga bekerjasama dengan merek speaker Harman/Kardon untuk menghasilkan produk dengan unique point.

"Kami optimis tahun ini bisnis akan lebih baik, karena kami akan mengeluarkan produk-produk di kelas terjangkau oleh masyarakat Indonesia,” ungkap Ellen.

Ekonom dan Mantan Senior Executive Vice President Bank CIMB Niaga, Dr. Michael Gerald Jusanti

Tes Insolvensi Wajib Dinilai Mampu Lindungi Perusahaan Sehat dari Pailit Prematur, Begini Penjelasannya

Michael mengatakan, hukum di RI saat ini tak mewajibkan tes insolvensi di tahap awal sebagai syarat material. Maka putusan pailit sangat mudah dijatuhkan secara prematur.

img_title
VIVA.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut